Kejagung Geledah Kantor PT IPPS, Sita HP Berisi Percakapan Terkait Kasus Transfer Pricing PT TPL

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:58:20 WIB
Kejagung Geledah Kantor PT IPPS, Sita HP Berisi Percakapan Terkait Kasus Transfer Pricing PT TPL

JAKARTA (RA) – Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah kantor PT IPPS di Menara Batavia, Jakarta Pusat, dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi transfer pricing PT TPL Tbk kepada sejumlah entitas perusahaan periode 2008–2025.

Penggeledahan dilakukan oleh Tim Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (Satgassus P3TPK) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus).

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan penggeledahan berlangsung sejak Kamis (29/10/2026) pukul 10.00 WIB hingga Jumat (30/10/2026) pukul 03.00 WIB.

“Lokasi yang digeledah merupakan kantor PT IPPS di Menara Batavia Lantai 11, Jalan KH Mas Mansyur Kavling 126, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat,” ungkap Anang. 

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. Salah satu barang yang diamankan adalah telepon genggam yang di dalamnya ditemukan data percakapan yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

“Selain telepon genggam, penyidik juga mengamankan barang bukti elektronik lainnya untuk kepentingan penyidikan,” ujarnya. 

Tidak hanya melakukan penyitaan, tim penyidik turut menyegel kantor PT IPPS. Penyegelan juga dilakukan terhadap pintu lemari yang menjadi akses masuk menuju ruang tersembunyi di dalam kantor tersebut.

Anang menjelaskan, penggeledahan dilakukan berdasarkan surat perintah penggeledahan Direktur Penyidikan JAM Pidsus Nomor PRIN-76/F.2/Fd.2/03/2026 tertanggal 9 Maret 2026, yang kemudian diperbarui melalui Nomor PRIN-435/F.2/10/2026 tertanggal 26 Oktober 2026.

Penggeledahan ini merupakan bagian dari rangkaian penyidikan dugaan korupsi transfer pricing PT TPL Tbk kepada entitas perusahaan dalam kurun waktu 17 tahun, yakni sejak 2008 hingga 2025.

Tags

Terkini

Terpopuler