Progam Seragam Gratis Wako Agung Bergulir, Beban Orangtua Siswa di Pekanbaru Berkurang

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:22:00 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho didampingi Wakil Wali Kota Markarius Anwar memberikan secara simbolis seragam ke siswa baru.

PEKANBARU (RA) - Orangtua siswa di Kota Pekanbaru bernafas lega usai menerima seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Jumlah penerima seragam gratis pada tahun ajaran 2026/2027 hampir dua puluh ribu orang siswa. 

Mereka adalah siswa baru dari SD dan SMP negeri di Kota Pekanbaru. Total jumlah penerima mencapai 19.900 orang siswa SD dan SMP seluruh Kota Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyerahkan secara simbolis seragam sekolah itu pada, Kamis (29/10/2026). Prosesi penyerahan seragam berlangsung di Aula SMPN 6 Pekanbaru bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar.

"Pemerintah kota bukan cuma benahi infrastruktur sekolah saja, namun hari ini kita membantu para siswa lewat program seragam gratis," terangnya usai prosesi penyerahan seragam gratis.

Dirinya memastikan program seragam gratis ini terus berlanjut di tahun ajaran mendatang. Ia meyakinkan bahwa program ini bakal terus berjalan untuk menbantu meringankan para orangtua.

Program ini juga menindaklanjuti banyak orangtua yang mengeluh soal mahalnya seragam sekolah. Ia menyadari para orangtua sangat terbantu dengan adanya seragam sekolah ini.

Pemerintah kota menanggarkan sekitar Rp 12,4 miliar lebih. Rincian anggaran yakni untuk seragam SD sebesar Rp 5,6 miliar dan SMP sebanyak Rp 6,8 Miliar.

Total jumlah penerima seragam untuk tingkat SD sebanyak 8.900 orang. Sedangkan jumlah penerima untuk tingkat SMP sebanyak 11.000 orang.

"Kami bakal anggarkan setiap tahun, kami memastikan bahwa program ini terus berlanjut untuk membantu orangtua siswa," ulasnya.

Sementara itu salah seorang orangtua siswa, Hazniati mengaku sangat terbantu dengan adanya program seragam sekolah gratis. Apalagi dirinya dengan kondisi ekonomi pas-pasan.

"Sangat terbantu sekali dengan adanya bantuan seragam gratis ini. Semula saya belikan seragam bekas untuk anak, tapi sekarang sudah dapat yang baru. Terimakasih pak Agung," ucapnya.

Dirinya yang sehari-harinya berjualan lontong, mengaku cukup kesulitan memenuhi perlengkapan sekolah sang anak.

"Anak saya empat, Alhamdulillah sangat terbantu dengan bantuan ini," ucapnya.

Terkini

Terpopuler