RIAU (RA) - Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau, Yurnalis, mengajak generasi muda di Provinsi Riau meningkatkan kreativitas, inovasi, dan produktivitas agar mampu menghadapi tantangan zaman serta berkontribusi bagi pembangunan.
Hal itu disampaikannya saat menjemput kedatangan atlet dan pengurus nasional paralimpik terkait ASEAN Para Games di VIP Lancang Kuning, Selasa (27/10/2026) kemarin.
Menurut Yurnalis, momentum Sumpah Pemuda menjadi pengingat pentingnya membangun generasi yang patriotik, gigih, dan berempati.
"Pemuda hari ini harus memiliki semangat patriotik, gigih, dan berempati. Mereka tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan, tetapi harus mampu mengambil peran dan berkontribusi nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menyebutkan, ada empat karakter utama yang perlu dikembangkan pemuda berusia 16 hingga 30 tahun, yakni kreatif, inovatif, produktif, dan memiliki jiwa kewirausahaan.
Keempat karakter tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi mandiri yang mampu menciptakan peluang di tengah persaingan.
Yurnalis juga mengakui keterbatasan fiskal daerah berdampak pada pelaksanaan sejumlah program kepemudaan di Riau.
Meski demikian, pemerintah tetap berupaya membuka kesempatan pengembangan kapasitas melalui program yang didukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Di antaranya, pengiriman delegasi Riau untuk mengikuti pertukaran pemuda antarnegara dan empat perwakilan dalam kegiatan Wirasena Youth Camp.
Menurutnya, program tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, menambah pengalaman, dan membangun jejaring.
"Keterbatasan anggaran daerah bukan berarti kesempatan harus berhenti. Kita tetap berupaya memanfaatkan program yang tersedia agar generasi muda Riau memperoleh ruang untuk belajar dan berkembang," katanya.