Masuki Musim Hujan, BPBD Pekanbaru Perkuat Mitigasi Bencana di Wilayah Rawan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:25:58 WIB
Plt Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manoluk

PEKANBARU (RA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, memperkuat mitigasi bencana melalui pemetaan daerah rawan, pengecekan peralatan, serta pemantauan daerah aliran sungai (DAS) dan ketinggian air. 

Hal ini sering peralihan musim dari panas ke musim penghujan. Saat ini hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur Kota Pekanbaru.

"Untuk peralatan, kami terus melakukan pendataan dan pengecekan, baik kendaraan maupun tenda. Sementara itu, untuk logistik, persediaan kami memang masih terbatas," kata Plt Kepala BPBD Martin Manouluk, Selasa (27/10/2026).

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Pekanbaru terkait kebutuhan logistik, personel, dan tenda. Dukungan dari instansi lain, termasuk Komando Distrik Militer (Kodim), juga akan dioptimalkan untuk membantu penanganan ketika banjir terjadi.

Martin mengakui, peralatan yang dimiliki BPBD belum sepenuhnya mencukupi. Karena itu, kerja sama lintas instansi menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Di sisi lain, BPBD terus memantau kondisi DAS dan ketinggian permukaan air sebagai upaya mendeteksi potensi banjir sejak dini. Pihaknya juga bekerja sama dengan Politeknik Caltex Riau (PCR) dalam pengembangan alat peringatan dini banjir yang ditempatkan di kawasan Rumbai. Saat ini, alat tersebut masih dalam tahap uji coba.

Ia menjelaskan, upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat juga dilakukan melalui pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana. Hingga kini, BPBD Pekanbaru telah membentuk 23 kelurahan yang dipilih berdasarkan potensi kerawanan terhadap banjir maupun bencana lainnya.

Namun, pelaksanaan program tersebut belum maksimal akibat keterbatasan anggaran, peralatan, dan SDM. BPBD berencana kembali mengoptimalkan peran relawan pada 2027 untuk mendukung penanganan banjir, kebakaran, dan bencana lainnya.

"Pada 2027, sesuai arahan pimpinan, kami akan kembali memaksimalkan peran para relawan bencana," jelasnya.

Ia menegaskan, penguatan Kelurahan Tangguh Bencana tidak hanya menyasar kawasan rawan banjir, tetapi juga wilayah yang berpotensi mengalami jenis bencana lain.

Terkini

Terpopuler