Kualitas Udara Membaik, PAUD-TK di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka Besok

Ahad, 25 Oktober 2026 | 16:30:00 WIB
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar didampingi Plt Kepala Disdik, Abdul Jamal meninjau pembelajaran tatap muka terbatas beberapa waktu lalu.

PEKANBARU (RA) - Peserta didik tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Pekanbaru, kembali mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Senin (26/10/2026).

Kebijakan ini diambil menyusul kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru yang menunjukkan perbaikan, setelah sebelumnya terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dengan kebijakan tersebut, peserta didik PAUD-TK kembali menjalani aktivitas pembelajaran di sekolah, menyusul peserta didik tingkat SD dan SMP yang lebih dahulu kembali mengikuti pembelajaran tatap muka sejak awal pekan lalu.

Meski demikian, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru tetap menekankan pentingnya perlindungan kesehatan peserta didik, mengingat kelompok usia dini lebih rentan terhadap dampak paparan polusi udara.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, menyebut berdasarkan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), kualitas udara di Pekanbaru menunjukkan tren membaik sehingga pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan dengan sejumlah ketentuan.

"Dalam pelaksanaannya, seluruh warga sekolah diwajibkan menggunakan masker. Kegiatan pembelajaran juga harus dipusatkan di dalam ruang kelas, sedangkan aktivitas di luar ruangan dibatasi," tegas Jamal, Minggu (25/10/2026).

Pihak sekolah turut diminta melakukan pemantauan kesehatan harian terhadap peserta didik, untuk memastikan kondisi mereka tetap terjaga selama mengikuti pembelajaran di sekolah.

Perhatian khusus juga diberikan kepada peserta didik yang rentan terhadap paparan polusi udara, terutama anak-anak yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, seperti asma dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Apabila kondisi kesehatan murid terganggu, sekolah memberikan kelonggaran agar yang bersangkutan dapat kembali belajar dari rumah setelah berkoordinasi dengan pihak sekolah.

Disdik Pekanbaru juga mengantisipasi kemungkinan kualitas udara kembali memburuk secara mendadak. Dalam kondisi tersebut, kepala sekolah PAUD-TK dapat mengambil langkah pengamanan untuk melindungi peserta didik.

Langkah yang dapat dilakukan antara lain menghentikan kegiatan di luar ruangan, memulangkan murid lebih awal, atau mengalihkan pembelajaran menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

"Namun, pengalihan pembelajaran tersebut dilakukan setelah pihak sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru," ulasnya.

Terkini

Terpopuler