Mandi Air Dingin saat Cuaca Panas Ternyata Bisa Bikin Makin Gerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 05:43:01 WIB
Ilustrasi mandi air dingin.

RIAUAKTUAL (RA) - Akhir-akhir ini, cuaca di Indonesia terasa sangat panas. Bahkan, kipas angin pun tidak membantu. Tak heran, banyak orang memilih mandi air dingin untuk menyegarkan tubuh setelah beraktivitas di luar ruangan.

Melansir The Conversation, ternyata cara ini belum tentu efektif untuk menurunkan suhu tubuh. Hal ini dikarenakan air dingin membuat pembuluh darah di dekat kulit menyempit, sehingga pelepasan panas dari tubuh bisa terhambat. Ayo kita cek faktanya.

Saat tubuh kepanasan, pembuluh darah di dekat permukaan kulit akan melebar untuk membantu membawa panas dari bagian dalam tubuh ke permukaan. Proses ini memungkinkan panas dilepaskan ke lingkungan sekitar.

Sebaliknya, paparan air dingin membuat pembuluh darah menyempit sehingga aliran darah ke permukaan kulit berkurang. Kondisi ini dapat menghambat mekanisme tubuh untuk melepaskan panas.

Paparan air yang sangat dingin secara tiba-tiba dapat memicu cold shock response atau respons kejutan dingin.  Ketika tubuh mengalami kejutan dingin, pembuluh darah dapat menyempit dengan cepat sehingga tekanan darah meningkat. Respons ini membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah.

Bagi orang yang memiliki penyakit jantung, perubahan tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan irama jantung. Meski kejadian serius tergolong jarang, paparan dingin yang ekstrem tetap perlu diwaspadai.

Saat cuaca panas, tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat. Keringat tersebut bercampur dengan sebum atau minyak alami kulit serta bakteri yang dapat menghasilkan bau badan.

Profesor anatomi, Adam Taylor, menjelaskan air dingin kurang efektif untuk membantu mengangkat dan melarutkan sebum serta kotoran pada kulit. Akibatnya, bau badan bisa tetap bertahan meskipun sudah mandi.

Air yang terlalu dingin juga dapat membuat kulit mengencang dan berpotensi membuat minyak serta kotoran lebih sulit dibersihkan dari pori-pori.

Cara Mandi yang Tepat saat Cuaca Panas

Taylor menyarankan mandi menggunakan air dengan suhu sekitar 26–27 derajat Celsius. Suhu air ini membantu membawa darah ke permukaan kulit tanpa memicu respons penyempitan pembuluh darah akibat paparan dingin.

Jika ingin menggunakan air yang lebih dingin, turunkan suhunya secara bertahap agar tubuh memiliki waktu untuk menyesuaikan diri. Hindari langsung menyiram seluruh tubuh dengan air yang sangat dingin setelah berada di bawah terik matahari.

Terkini

Terpopuler