Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Diskes Riau Bagikan 5.000 Masker

Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:33:49 WIB
Dinas Kesehatan Riau membagikan 5.000 masker gratis kepada masyarakat di Kota Pekanbaru, Rabu (7/10/2026).

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Riau membagikan 5.000 masker gratis kepada masyarakat di lima titik Kota Pekanbaru, Rabu (7/10/2026).

Pembagian masker dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mulai memengaruhi kualitas udara dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

Kepala Diskes Riau Zulkifli mengatakan, pembagian masker tersebut dilakukan atas arahan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau.

"Hari ini, sesuai dengan arahan Plt Gubernur Riau, kita melakukan pembagian masker sebanyak 5.000 pcs di lima titik di Kota Pekanbaru," ujar Zulkifli.

Lima lokasi pembagian masker tersebut, yakni Bundaran Zapin, Simpang Tiga, Simpang Lampu Merah SKA, Pasar Pagi dan kawasan Melur Sukajadi.

Kegiatan tersebut melibatkan 95 petugas yang terdiri dari mahasiswa dan tenaga kesehatan dari tiga perguruan tinggi kesehatan serta Tim Krisis Dinas Kesehatan Riau.

Adapun petugas yang terlibat terdiri dari 33 orang Politeknik Kesehatan Kemenkes RI, 21 orang STIKes Al Insyirah, 10 orang Universitas Hang Tuah, serta Tim Krisis Dinas Kesehatan Riau.

Zulkifli mengimbau masyarakat, khususnya warga Pekanbaru, meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kualitas udara memburuk.

Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus beraktivitas di luar rumah, warga dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan. Gunakan masker, perbanyak minum air putih dan segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan pernapasan," katanya.

Selain penggunaan masker, masyarakat juga diminta menjaga asupan cairan dengan memperbanyak konsumsi air putih.

Menurut Zulkifli, masyarakat sebaiknya tidak menunggu haus untuk minum, terutama ketika harus beraktivitas dalam kondisi udara panas dan berasap.

"Jangan menunggu haus, biasakan minum air putih minimal delapan gelas sehari. Udara yang berasap dan panas bisa membuat tubuh cepat kekurangan cairan," ujarnya.

Zulkifli juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan bergizi.

Masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran yang mengandung vitamin C sebagai bagian dari upaya menjaga daya tahan tubuh.

Diskes Riau meminta masyarakat segera mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata atau gangguan pernapasan lainnya setelah terpapar kabut asap.

Langkah tersebut penting dilakukan agar gangguan kesehatan akibat paparan asap dapat segera ditangani oleh tenaga medis.

Terkini

Terpopuler