Tempuh 50 Km Selama 5 Jam, Polisi-TNI Hijaukan Lahan Bekas Kebakaran di Kampar

Rabu, 30 September 2026 | 13:55:59 WIB
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan menghijaukan kembali lahan yang terdampak karhutla.

KAMPAR (RA) - Medan terjal dan perjalanan panjang tak menyurutkan langkah Polres Kampar bersama Kodim 0313/KPR untuk menghijaukan kembali lahan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebanyak 300 batang pohon ditanam di lima titik kawasan Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan penghijauan tersebut dipimpin Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan dan Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo.

"Penanaman pohon berlangsung sekitar pukul 16.30-18.30 WIB. Kegiatan melibatkan 57 personel gabungan yang terdiri dari 25 personel Polres Kampar, 12 personel Polsek Kampar Kiri, dan 20 personel TNI," kata Kapolres Kampar, AKBP Boby Ramadhan Putra Sebayang, Rabu (30/9/2026).

Para personel menggunakan delapan kendaraan roda empat dan 25 kendaraan roda dua untuk menuju lokasi.

"Perjalanan menuju titik penanaman menjadi tantangan tersendiri. Dari Mapolsek Kampar Kiri, rombongan harus menempuh jarak sekitar 50 kilometer dengan waktu perjalanan mencapai lima jam," terangnya.

Jalur yang dilalui berupa jalan licin dan berbatu serta berkelok di kawasan perbukitan. Bahkan, sejumlah kendaraan sempat tergelincir dalam perjalanan.

"Setibanya di lokasi, akses komunikasi juga terbatas karena sinyal telepon hampir tidak tersedia. Meski begitu, kondisi tersebut tak menghalangi personel untuk melaksanakan penanaman pohon," ungkap Boby.

 

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan lingkungan setelah terjadinya kebakaran.

"Perjalanan yang sulit ini mengingatkan kita: menjaga alam tidaklah mudah. Namun begitu tiba di sini, melihat tanah yang sempat hangus, kita tahu perjuangan ini sepadan. Setiap pohon yang kita tanam bukan sekadar batang kayu, ini janji pemulihan," sambungnya.

Dia mengatakan penanaman pohon tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mengembalikan kondisi lahan sekaligus menjaga lingkungan agar tetap lestari.

"Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) serta gerakan Green Policing yang diusung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan," terang Kapolres.

Sementara itu, Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi TNI dan Polri dalam menjaga lingkungan.

"TNI dan Polri berdiri bahu-membahu bukan hanya menjaga keamanan, melainkan juga memulihkan bumi kita. Medan terjal, jalan licin, sinyal hilang, tak ada yang mampu menghentikan niat menghijaukan kembali tanah yang pernah terluka," ujar Satriady.

Menurutnya, pohon-pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan dalam jangka panjang.

Dalam kegiatan itu, personel gabungan menggali lubang, menanam bibit, kemudian memadatkan tanah di sekitar tanaman. Jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan kondisi kawasan agar dapat tumbuh dengan baik.

Polres Kampar dan Kodim 0313/KPR juga menyatakan pemantauan terhadap bibit yang telah ditanam akan dilakukan secara berkelanjutan bersama masyarakat.

"Upaya tersebut dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik sekaligus mendukung pemulihan kawasan yang sebelumnya terdampak kebakaran," pungkasnya.

Terkini

Terpopuler