PEKANBARU (RA) - Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat pembangunan Jalan Lingkar 70 mendapat dukungan dari DPRD Kota Pekanbaru.
Jalur yang diproyeksikan menghubungkan kawasan Tenayan Raya dan Jalan Lintas Timur dengan akses Tol Pekanbaru-Dumai itu dinilai strategis untuk membuka konektivitas sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di dalam kota.
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi, mengatakan pembangunan Jalan Lingkar 70 perlu didorong karena akan memberikan jalur alternatif bagi masyarakat maupun kendaraan dari wilayah sekitar Pekanbaru.
"Pada prinsipnya kami mendukung percepatan pembangunan Jalan Lingkar 70 ini. Kalau aksesnya terbangun, masyarakat akan memiliki jalur alternatif dan kendaraan dari daerah sekitar tidak perlu lagi masuk terlalu jauh ke dalam kota," kata Sabarudi, Rabu (23/9/2026).
Politisi PKS dari daerah pemilihan Kulim-Tenayan Raya itu mengatakan pembangunan jalan tersebut juga sejalan dengan perkembangan kawasan Tenayan Raya, termasuk keberadaan kawasan Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru.
Menurutnya, konektivitas Tenayan Raya, Jalan Lintas Timur dan akses tol akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung distribusi barang.
"Ini bukan hanya soal membangun jalan baru, tetapi bagaimana membuka konektivitas antarwilayah. Tenayan Raya dan kawasan sekitarnya membutuhkan akses yang baik, termasuk menuju jalan tol," ujarnya.
Sabarudi juga menilai Jalan Lingkar 70 berpotensi menjadi jalur alternatif bagi kendaraan bertonase besar. Selama ini, kendaraan berat dari sejumlah daerah masih melintasi ruas jalan dalam Kota Pekanbaru.
Jika jalur lingkar terhubung dengan Jalan Lintas Timur dan akses Tol Pekanbaru-Dumai, kendaraan berat diharapkan dapat dialihkan sehingga beban lalu lintas di sejumlah ruas dalam kota berkurang.
Sabarudi meminta rencana pembangunan tersebut tidak berhenti pada tahap perencanaan. Menurutnya, Pemko Pekanbaru perlu memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Direktorat Jenderal Bina Marga.
"Kita berharap koordinasi dengan pemerintah pusat terus diperkuat. Kalau memang ditargetkan mulai dibangun tahun depan, persiapan dari sekarang harus benar-benar dimatangkan," tuturnya.
Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan pembangunan Jalan Lingkar 70 ditargetkan mulai dilaksanakan pada 2027.
Jalur tersebut disiapkan sebagai penghubung kawasan Tenayan Raya dan Jalan Lintas Timur menuju Tol Pekanbaru-Dumai.
"Jalan ini akan memudahkan akses masyarakat dari Tenayan Raya ataupun dari Pelalawan, Inhil, Siak untuk dapat akses ke tol Pekanbaru-Dumai," kata Agung.
Agung juga berharap Jalan Lingkar 70 dapat menjadi solusi untuk mengurangi pergerakan kendaraan bertonase besar yang selama ini melintasi jalur dalam Kota Pekanbaru.