Dana Transfer Berkurang, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Diproyeksi Turun

Senin, 21 September 2026 | 18:53:05 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri.

PEKANBARU (RA) - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Pekanbaru Tahun 2026 diproyeksikan mengalami penurunan dari anggaran awal yang diprediksi mencapai Rp3,2 triliun.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri mengatakan, penurunan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, terutama terkait pendapatan dan transfer keuangan daerah.

"Ada beberapa faktor, mungkin pengurangan dana transfer pusat, transfer provinsi yang tidak tercapai, yang mungkin APBD Pekanbaru di perubahan terjadi pengurangan," kata Azwendi, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, pembahasan APBD Perubahan 2026 masih berlangsung antara DPRD dan Pemko Pekanbaru. Pembahasan dilakukan agar anggaran yang disahkan benar-benar sesuai dengan kondisi keuangan daerah.

"Ini masih dikomunikasikan. Intinya, Pemko berharap anggaran perubahan ini dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tuturnya.

Azwendi mengatakan, meski terjadi penyesuaian anggaran, belanja daerah tetap diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Di antaranya bidang kesehatan, sosial, infrastruktur, hingga penanganan banjir.

"Beban wajib itu pasti ya, operasional, pegawai, insentif RT/RW, pendidikan. Terus soal infrastruktur penanganan banjir, infrastruktur jalan. Dan insyaAllah mungkin akan ada beberapa kegiatan semacam bantuan rumah ibadah atau semenisasi atau fasilitas umum," paparnya.

DPRD bersama Pemko Pekanbaru, lanjut Azwendi, juga berharap APBD Perubahan 2026 disusun berdasarkan kemampuan riil keuangan daerah. Hal ini penting agar pelaksanaan program tidak menimbulkan persoalan baru, khususnya tunda bayar.

"Berharap disahkan betul-betul sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan, tidak ada nanti seandainya disahkan malah terjadi tunda bayar. Kita berharap biarlah pas-pasan, tapi pembangunannya dapat berjalan," tukas Azwendi.

Terkini

Terpopuler