PEKANBARU (RA) - BMKG mencatat 91 titik panas atau hotspot terdeteksi di Provinsi Riau berdasarkan pantauan BMKG melalui citra satelit, Sabtu (19/9/2026). Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Indah DN, mengatakan puluhan titik panas tersebut tersebar di sejumlah wilayah Riau. Indragiri Hulu tercatat memiliki 47 hotspot, disusul Indragiri Hilir dengan 36 titik.
"Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera sebanyak 2.118, sedangkan Riau terdeteksi 91 titik panas," kata Indah, Sabtu pagi.
Selain Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir, hotspot juga terdeteksi di sejumlah daerah lainnya. Rinciannya, Kepulauan Meranti 1 titik, Kampar 3 titik, Kuantan Singingi 2 titik, Rokan Hulu 1 titik, serta Kota Pekanbaru 1 titik.
Dari total 91 hotspot di Riau, dua wilayah menjadi penyumbang terbesar, yakni Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Keduanya menyumbang 83 titik atau sebagian besar hotspot yang terdeteksi di Riau.
Sementara di tingkat Sumatera, tercatat 2.118 hotspot. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 1.656 titik.
Selanjutnya Jambi terdeteksi 152 hotspot, Bangka Belitung 180 titik, Lampung 36 titik, Kepulauan Riau 2 titik, dan Bengkulu 1 titik.
BMKG juga memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Riau sepanjang Sabtu (19/9). Hujan diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah pada dini hari.
Meski demikian, BMKG mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak, dan Pekanbaru.