PEKANBARU (RA) - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau melepas empat mahasiswi magang mandiri dari Universitas Hang Tuah Pekanbaru yang telah menyelesaikan masa magang di Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Rabu (16/9/2026).
Kegiatan penjemputan yang dilakukan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Tania Dwika Putri tersebut berlangsung hangat di Kantor Diskominfotik Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru.
Adapun keempat mahasiswa tersebut yakni Sri Wahyuni, Thatalia Yunda, Izdatila Nour Arsi dan Febriani Dachi, yang merupakan mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi.
Kepala Diskominfotik Supriyadi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat para mahasiswi selama menjalani program magang di lingkungan Diskominfotik Riau.
Menurutnya, program magang bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi jembatan awal untuk mengenal dunia kerja yang sesungguhnya, khususnya di instansi pemerintahan.
"Semoga ilmu yang didapat di Kominfo Riau dapat menjadi bekal bagi mahasiswi magang mandiri. Apa yang kalian pelajari di sini, baik teknis maupun non-teknis, semoga bermanfaat untuk perjalanan karier ke depan," ujar Supriyadi.
Dalam arahannya, Supriyadi juga memberikan pesan khusus kepada keempat mahasiswi tersebut terkait pentingnya membangun karakter dan kapasitas diri sebagai perempuan.
"Menjadi seorang perempuan, paras saja tidak cukup. Namun harus dibekali dengan ilmu yang mumpuni serta attitude yang terjaga. Kecerdasan intelektual harus sejalan dengan kecerdasan emosional dan perilaku," pesannya.
Ia menekankan bahwa di era digital dan keterbukaan informasi saat ini, seorang lulusan Ilmu Komunikasi dituntut tidak hanya cerdas dalam menyampaikan pesan, tetapi juga harus memiliki etika, empati, dan kemampuan menjaga hubungan baik.
"Jangan pernah menaruh dendam terhadap orang lain, karena kita tidak tahu kapan kita akan membutuhkan bantuan orang lain. Jangan pernah meninggikan diri ataupun merendahkan orang lain. Di dunia kerja, yang akan dikenang orang adalah sikap dan kerendahan hati kita," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Tania Dwika Putri menyampaikan terima kasih atas sambutan dan bimbingan yang diberikan jajaran Diskominfotik Riau selama proses magang berlangsung.
Menurut Tania, Diskominfotik Riau menjadi salah satu mitra strategis bagi Prodi Ilmu Komunikasi karena memberikan ruang belajar yang relevan dengan konsentrasi keilmuan mahasiswa, khususnya di bidang kehumasan dan komunikasi publik.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kadis dan seluruh tim Bidang IKP yang telah membimbing anak-anak kami dengan sangat baik. Mereka mendapatkan banyak pengalaman baru yang tidak didapatkan di kelas," ujar Tania.
Ke depan, ia berharap sinergi antara Universitas Hang Tuah Pekanbaru dengan Diskominfotik Riau tidak berhenti pada program magang saja, tetapi dapat ditingkatkan ke kerja sama yang lebih formal dan berkelanjutan.
"Semoga ke depannya kita akan terus bersinergi, melalui MOU, MOA, IA dan LK. Ini penting untuk memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi," sebutnya.
Tania juga berharap program magang mandiri ini dapat menjadi agenda rutin dan diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa selanjutnya.
"Harapan kita, akan ada mahasiswa yang terus mengikuti magang mandiri untuk pengembangan diri dan meningkatkan kapasitas sebagai mahasiswa. Magang mandiri ini adalah bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang sangat positif untuk meningkatkan daya saing lulusan," pungkasnya.
Untuk diketahui, selama kurang lebih enam minggu menjalani magang, keempat mahasiswi tersebut dilibatkan langsung dalam berbagai aktivitas kehumasan dan pengelolaan informasi publik, mulai dari peliputan kegiatan pimpinan daerah, penulisan berita, pengelolaan media sosial pemerintah, hingga dokumentasi dan penyusunan konten komunikasi publik.