Usulan Tambahan Kuota Bio Solar dan Pertalite Masih Tunggu Persetujuan Pusat

Selasa, 15 September 2026 | 19:28:00 WIB
Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Ismon.

PEKANBARU (RA)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), telah mengajukan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bio Solar dan Pertalite.

Pengajuan penambahan kuota tersebut dilakukan melihat saat ini banyak antrean kendaraan di SPBU untuk pengisian BBM terutama jenis bio solar.

Kepala Dinas ESDM Riau Ismon mengatakan, untuk kuota Bio Solar penambahan kuota yang diajukan sebanyak 99.700 Kilo Liter (KL). Sedangkan penambahan kuota Pertalite sebanyak 99.556 KL.

“Pemprov Riau telah mengajukan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite. Tapi hingga saat ini masih tinggal menunggu persetujuan dari pusat dalam hal ini BPH Migas,” kata Ismon, Selasa (15/6/2026).

Terkait pengajuan penambahan kuota tersebut, pihaknya saat ini masih terus berkoordinasi dengan pihak BPH Migas. Pasalnya untuk penambahan kuota tersebut juga perlu persetujuan dari pemerintah pusat.

“Pengajuan penambahan kuota BBM bersubsidi inikan ada kaitannya dengan APBN juga. Makanya kami masih menunggu sembari terus berkoordinasi, informasi yang kami dapatkan pembahasan usulan tersebut baru akan dilakukan akhir bulan ini,”ujarnya.

Sebelumnya, Ismon juga mengatakan Pemprov Riau terus menjalin komunikasi dengan Pertamina Patra Niaga dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk memantau kondisi pasokan BBM.

Selain melakukan pemantauan, Pemprov Riau juga telah mengajukan permintaan penambahan kuota BBM untuk tahun 2026 kepada BPH Migas. Penambahan tersebut mencakup BBM jenis Biosolar dan Pertalite.

"Untuk mengantisipasi kelangkaan BBM, Pemprov Riau juga sudah menyurati BPH Migas terkait penambahan kuota tahun 2026, baik untuk Biosolar maupun Pertalite," ujar Ismon, Senin (7/9/2026).

Ia menegaskan, koordinasi dan monitoring terhadap distribusi BBM terus dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Karena itu, masyarakat diminta tidak panik menyikapi kondisi yang berkembang.

"Kami mengharapkan kepada masyarakat untuk tenang karena distribusi telah dijalankan secara optimal dari Pertamina dan itu akan selalu ditingkatkan," katanya.

Tags

Terkini

Terpopuler