Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Capai 131,9 µg/m³

Selasa, 15 September 2026 | 10:53:23 WIB
Kabut asap tebal menyelimuti Kota Pekanbaru.

PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali berada pada kategori sangat tidak sehat. Berdasarkan pemantauan IQAir pada Selasa (15/9/2026) pukul 10.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) tercatat 207.

Polutan utama yang terpantau adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 131,9 µg/m³.

Data tersebut menunjukkan kondisi udara Pekanbaru masih buruk di tengah potensi kekaburan udara akibat asap yang diprakirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru.

Dalam prakiraan cuaca Selasa, BMKG menyebut udara Pekanbaru dan sejumlah wilayah Riau berpotensi kabur akibat asap. Kondisi ini diprakirakan berlangsung sejak pagi hingga dini hari.

Kekaburan udara akibat asap tersebut berpotensi menyebabkan penurunan jarak pandang sekaligus memengaruhi kualitas udara.

Pada data IQAir pukul 10.00 WIB, kondisi cuaca di Pekanbaru tercatat sekitar 32 derajat Celsius, dengan kecepatan angin 9 kilometer per jam dan kelembapan 50 persen.

Sementara itu, BMKG Pekanbaru mendeteksi 96 titik panas (hotspot) di Riau berdasarkan pembaruan pukul 23.00 WIB. Sebanyak 70 titik berada di Kabupaten Indragiri Hulu, disusul Dumai 7 titik dan Pelalawan 6 titik.

Kondisi kualitas udara tersebut menjadi perhatian karena konsentrasi PM2.5 yang tinggi dapat berdampak pada kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif.

Masyarakat diimbau memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila kondisi udara berasap atau kualitas udara memburuk.

Tags

Terkini

Terpopuler