Datuk Marwas Terpilih Jadi Ketua Lembaga Adat Kampar Periode 2026-2031

Ahad, 13 September 2026 | 18:02:00 WIB
Datuk Marwas Terpilih Jadi Ketua Lembaga Adat Kampar Periode 2026-2031.

KAMPAR (RA) - Datuk Besar Kenegerian Gunung Sahilan, H Marwas, terpilih sebagai Ketua Lembaga Adat Kampar (LAK) periode 2026-2031. Marwas meraih 171 suara dalam Musyawarah Besar (Mubes) LAK ke-5 Tahun 2026, di Balai Adat Kampar, Kota Bangkinang, Minggu (13/9/2026).

Pemilihan ketua berlangsung setelah sebelumnya terdapat tiga kandidat yang mencalonkan diri. Salah satu kandidat merupakan Ketua LAK periode 2021-2026, H Yusri. Namun, sebelum pemungutan suara dimulai, Datuk Yusri memutuskan mengundurkan diri dari pencalonan.

Panitia kemudian memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan calon lain. Namun, hingga kesempatan tersebut berakhir, tidak ada kandidat tambahan yang mencalonkan diri.

Pemilihan akhirnya dilanjutkan dengan dua kandidat, yakni Datuk Besar Kenegerian Gunung Sahilan, H Marwas dan Datuk Batuah Kenegerian Air Tiris, Pendi Sugara.

Dari total 208 suara yang masuk, Marwas memperoleh dukungan dominan dengan 171 suara. Sementara Pendi Sugara meraih 30 suara. Adapun tujuh suara lainnya dinyatakan tidak sah.

Berdasarkan hasil tersebut, pimpinan sidang sekaligus Ketua Panitia Mubes menetapkan H Marwas sebagai Ketua LAK terpilih periode 2026-2031.

"Maka dengan itu, berdasarkan hasil pemungutan suara hari ini, Ketua LAK terpilih 2026-2031 adalah Datuk Marwas," ujar Ketua Panitia.

Ketua Panitia mengatakan proses pemilihan telah dilakukan secara terbuka dan proporsional. Dia juga mengakui bahwa dalam sebuah kompetisi, keputusan yang dihasilkan tidak selalu dapat memuaskan seluruh pihak.

"Tidak semua kompetisi menghasilkan keputusan yang memuaskan. Tapi saya akui, dengan keyakinan, saya selaku pimpinan sidang maupun ketua panitia, sudah melakukan Mubes ini secara terbuka dan proporsional," katanya.

Setelah terpilih, Marwas memiliki tugas pertama untuk membentuk tim formatur. Pembentukan formatur diberikan waktu selama 2 x 7 hari.

Formatur nantinya akan berperan dalam menyusun kepengurusan LAK untuk periode 2026-2031.

Sebagai ketua terpilih, Marwas diharapkan dapat merangkul seluruh unsur adat dan membawa LAK semakin kuat dalam menjaga adat, budaya serta marwah masyarakat Kampar.

Dalam keterangannya setelah terpilih, Marwas menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengatakan amanah tersebut akan dijalankan bersama seluruh unsur adat dan pengurus LAK.

"Kepercayaan ini merupakan amanah yang besar bagi saya. Karena itu, saya mengajak seluruh unsur adat untuk bersama-sama membangun LAK agar semakin kuat dalam menjaga adat, budaya dan marwah masyarakat Kampar," ujar Marwas.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk kembali bersatu setelah proses pemilihan selesai. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam Mubes merupakan bagian dari dinamika organisasi dan tidak boleh mengganggu kebersamaan.

"Perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam musyawarah. Setelah ini, mari kita bersatu dan bekerja bersama demi kemajuan LAK serta masyarakat Kampar," katanya.

Menutup keterangannya, Marwas menyampaikan bahwa para pemangku adat harus menjadi cermin bagi seluruh masyarakat Kampar.

"Apalah kita selaku pemangku adat adalah cermin bagi seluruh masyarakat Kampar. Bak pepatah adat, apabila ninik mamak bersatu, air nyo jonie, kosiek nyo putieh, ikan nyo jinak. Insya Allah akan membawa kemakmuran bagi kita semua," ujar Marwas.

Tags

Terkini

Terpopuler