Pemprov Riau Terima Laporan BPS Terkait Kendala Sensus Ekonomi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:23:00 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi.

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memperkuat koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 berjalan lancar.

Menjelang penutupan pendataan pada 31 Agustus 2026, Sekda Riau Syahrial Abdi menggelar pertemuan khusus bersama Kepala BPS Riau, Kamis (13/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut dibahas perkembangan di lapangan, kendala yang dihadapi petugas, serta langkah strategis agar target pendataan di seluruh kabupaten kota dapat tercapai.

“Hari ini kita lakukan pertemuan dengan Kepala BPS untuk membahas program Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Riau. Kami meminta laporan terkait apa saja yang menjadi hambatan ataupun kesulitan di lapangan,” kata Syahrial, Kamis (14/8/2026).

Dari laporan BPS, Pemprov Riau mencatat empat permasalahan utama yang masih menjadi tantangan di lapangan.

Diantaranya akses ke perumahan ekslusif yang masih sulit, masih ada hoaks dan mispersepsi di masyarakat, data perusahaan yang belum valid dan pendataan ASN yang terkendala waktu.

"Dari data yang disampaikan BPS. Petugas sensus masih mengalami kesulitan saat akan mendata di sejumlah perumahan eksklusif dan elit. Pihak pengelola maupun penghuni belum sepenuhnya membuka akses bagi petugas," katanya.

Sekda menyebutkan masih ada pemahaman berbeda di tengah masyarakat yang berujung pada penolakan. Beredar informasi di media sosial yang mengarah pada hoaks terkait adanya kepentingan tertentu di balik Sensus Ekonomi.

“Dan kami mendapati, masih ada pemahaman berbeda dan mengarah kepada hoaks di masyarakat terkait adanya kepentingan di sensus ekonomi,” jelas Syahrial.

Selain rumah tangga, pendataan terhadap pelaku usaha juga belum optimal. Masih ada perusahaan yang belum bisa menerima kedatangan petugas, bahkan ada yang menolak saat didatangi. Hal ini berdampak pada belum validnya data sektor usaha di Riau.

"Kendala juga terjadi pada pendataan Aparatur Sipil Negara. Banyak ASN di lingkungan Pemprov Riau yang belum bisa didata karena aktivitas kerja dari pagi hingga sore hari sehingga tidak bertemu petugas," ungkapnya.

Tags

Terkini

Terpopuler