KUANSING (RA) - Anggota DPRD Provinsi Riau Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ade Firmansyah, meninjau langsung kondisi jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat Desa Mudik Ulo, Kecamatan Hulu Kuantan, saat melaksanakan kegiatan reses.
Peninjauan tersebut didampingi tokoh masyarakat serta pemerintah Desa Mudik Ulo.
Dalam kesempatan itu, Ade melihat langsung sejumlah ruas jalan yang selama ini menjadi keluhan warga karena kondisinya mengalami kerusakan cukup parah.
Ruas jalan yang ditinjau meliputi Jalan Lintas Simpang Jake hingga Desa Koto Kombu, yang merupakan akses utama masyarakat menuju ibu kota Kecamatan Hulu Kuantan maupun Kota Teluk Kuantan.
Selain itu, Ade juga meninjau ruas jalan dari Jembatan Sungai Numan di Simpang SMP Negeri 2 Hulu Kuantan hingga Jembatan Sungai Ulo dengan panjang sekitar 2,5 kilometer.
Ruas jalan yang berada di kawasan permukiman warga tersebut mengalami kerusakan berat, berdebu saat musim kemarau, dan berubah menjadi berlumpur ketika musim hujan.
Kepada Riauaktual.com, Jumat (7/8/2026), Ade Firmansyah mengatakan kerusakan jalan menjadi aspirasi utama yang disampaikan masyarakat saat dirinya menggelar reses di Desa Mudik Ulo beberapa waktu lalu.
"Masyarakat hanya meminta agar jalan mereka bisa diperbaiki karena kondisinya sudah cukup lama rusak. Sebagai anggota DPRD Provinsi Riau dari daerah pemilihan Kuansing-Inhu, saya siap memperjuangkan aspirasi tersebut," ujarnya.
Meski saat ini pemerintah tengah menerapkan efisiensi anggaran, Ade menegaskan dirinya tetap berkomitmen mengupayakan agar perbaikan jalan tersebut dapat direalisasikan.
"Sebagai putra daerah Kuantan Singingi, Insya Allah saya siap memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat, termasuk perbaikan jalan di Desa Mudik Ulo ini," katanya.
Menurut Ade, keberadaan infrastruktur jalan yang baik sangat penting karena menjadi urat nadi aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
"Jalan ini merupakan urat nadi masyarakat. Kalau jalannya bagus, seluruh aktivitas akan lebih mudah. Apalagi jalan yang kami tinjau merupakan akses menuju kecamatan, ibu kota kabupaten, bahkan menjadi jalur menuju ibu kota Provinsi Riau," pungkasnya.