Siaga Karhutla Saat Musim Kemarau, Polsek Kampar Kiri Kerahkan 100 Personel Gabungan

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:56:10 WIB
Polsek Kampar Kiri bersama TNI, pemerintah daerah, perusahaan hingga masyarakat memperkuat kesiapsiagaan untuk mencegah dan menangani kebakaran.

KAMPAR (RA) - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius saat memasuki musim kemarau. Polsek Kampar Kiri bersama TNI, pemerintah daerah, perusahaan hingga masyarakat memperkuat kesiapsiagaan untuk mencegah dan menangani kebakaran.

Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan apel yang digelar di Lapangan Kantor Polsek Kampar Kiri, Rabu (22/7/2026).

Apel dipimpin Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Zuhri Siregar, didampingi Plt Camat Kampar Kiri Sri Nuryani dan Danramil 05/Kampar Kiri Mayor Inf Hendri Donan. Sementara Aiptu Sapril bertindak sebagai komandan apel.

Sekitar 100 personel gabungan mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Polsek Kampar Kiri, Koramil 05/Kampar Kiri, Satpol PP Kecamatan Kampar Kiri, Kampar Kiri Hilir dan Gunung Sahilan, serta Regu Pemadam Kebakaran (RPK).

Apel juga diikuti perwakilan sejumlah perusahaan, yakni PT PSPI, PT GBI, PT KPR dan PT RAPP, serta para kepala desa dari Kecamatan Kampar Kiri, Kampar Kiri Hulu dan Gunung Sahilan.

Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Zuhri Siregar mengatakan penanganan karhutla bukan sekadar kegiatan seremonial. Pencegahan dan penanganan kebakaran membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

Ia meminta seluruh unsur terkait meningkatkan deteksi dini di wilayah yang memiliki potensi tinggi terjadi kebakaran.

Patroli bersama perangkat desa dan Masyarakat Peduli Api (MPA) juga diminta semakin ditingkatkan. Masyarakat diharapkan terus diberikan edukasi agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Selain pencegahan, Rusyandi menekankan pentingnya respons cepat ketika titik api ditemukan. Sinergi lintas instansi dan perusahaan diperlukan agar proses pemadaman dapat dilakukan sebelum kebakaran meluas.

Penegakan hukum, lanjutnya, juga akan dilakukan terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Usai apel, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) mengecek sejumlah peralatan penanggulangan karhutla yang telah disiapkan.

Peralatan tersebut antara lain mesin pompa mini striker, pompa punggung, selang pemadam, nozzle, lampu sorot, perlengkapan P3K serta berbagai peralatan pendukung lainnya yang disiapkan PT RAPP.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan di Kampar Kiri dan wilayah sekitarnya.

Terkini

Terpopuler