Fitra Fadhali dari Kampar Satu-satunya Wakil Riau di Pelatihan Wasit ASTAF

Kamis, 16 Juli 2026 | 10:50:57 WIB
Fitra Fadhali dari Kampar satu-satunya Wakil Riau di pelatihan wasit ASTAF (kanan).

KAMPAR (RA) -  Insan olahraga Kabupaten Kampar kembali menorehkan prestasi. Fitra Fadhali, Sekretaris Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Kampar periode 2024-2028, menjadi satu-satunya peserta asal Provinsi Riau yang mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Wasit Sepak Takraw Lisensi Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF).

Pelatihan bertaraf internasional tersebut berlangsung di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), 16-20 Juli 2026. Kegiatan diselenggarakan Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) bekerja sama dengan ASTAF.

Fitra akan menjalani serangkaian pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kompetensi sebagai wasit sepak takraw sesuai standar internasional.

Para peserta mendapat pembekalan terkait regulasi pertandingan, teknik kepemimpinan di lapangan, etika profesi hingga simulasi memimpin pertandingan.

Menjadi satu-satunya wakil Riau, Fitra mengaku kesempatan tersebut merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk membawa nama daerah di level yang lebih tinggi.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapat kesempatan menjadi satu-satunya peserta dari Provinsi Riau yang mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Wasit Lisensi ASTAF ini. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi saya untuk membawa nama baik Riau, khususnya Kabupaten Kampar," ujar Fitra, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperdalam pemahaman mengenai standar perwasitan sepak takraw internasional.

"Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin agar nantinya dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk kemajuan sepak takraw di daerah," katanya.

Fitra berharap langkahnya dapat membuka jalan bagi semakin banyak insan olahraga asal Riau untuk berkiprah di tingkat internasional, baik sebagai atlet, pelatih maupun perangkat pertandingan.

"Harapan saya, ke depan semakin banyak putra-putri Riau, khususnya Kampar, yang mampu berkiprah tidak hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai pelatih maupun wasit di tingkat internasional," ujarnya.

Keikutsertaan Fitra dalam pelatihan tersebut turut mendapat dukungan dari lingkungan DPRD Kabupaten Kampar, tempat dirinya bertugas. Dukungan juga datang dari PSTI dan KONI Kabupaten Kampar.

Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno mengapresiasi keberhasilan Fitra mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan wasit sepak takraw tingkat internasional.

"Selamat dan sukses buat abang kami Fitra Fadhali yang sudah lulus tes wasit sepak takraw internasional yang akan melaksanakan pendidikan. Ini merupakan prestasi yang patut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kampar," kata Eko.

Ia berharap Fitra nantinya mampu menjalankan tugas sebagai wasit dengan profesional dan berintegritas.

"Semoga menjadi pengadil yang berintegritas. Ini merupakan kebanggaan bagi Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kampar," tambahnya.

Dukungan serupa disampaikan Wakil Ketua DPRD Kampar sekaligus Ketua PSTI Kabupaten Kampar, Zulpan Azmi. Menurutnya, keberhasilan Fitra menjadi satu-satunya wakil Riau membuktikan sumber daya manusia dari Kampar mampu bersaing di level Asia.

"Ini adalah kebanggaan bagi Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau. Tidak mudah mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan wasit lisensi ASTAF. Kami di PSTI Kampar memberikan dukungan penuh kepada Saudara Fitra agar dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan baik dan nantinya lulus sebagai wasit berlisensi internasional," ujar Zulpan.

Ketua KONI Kabupaten Kampar M. Yasir juga memberikan apresiasi. Menurutnya, prestasi di bidang olahraga tidak hanya datang dari atlet, tetapi juga dapat ditorehkan oleh pelatih maupun perangkat pertandingan.

"KONI Kabupaten Kampar sangat mengapresiasi pencapaian ini. Semoga Fitra dapat menyelesaikan pelatihan dengan hasil terbaik sehingga nantinya mampu mengharumkan nama Kampar, Riau, bahkan Indonesia di ajang-ajang internasional," kata Yasir.

Fitra pun menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan berbagai pihak. Ia berharap dapat menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan sertifikasi dengan hasil terbaik.

"Semoga saya dapat menyelesaikan pelatihan ini dengan hasil terbaik dan membawa manfaat bagi perkembangan sepak takraw di Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau," tutupnya.

Keikutsertaan Fitra dalam pelatihan lisensi ASTAF diharapkan menjadi langkah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sepak takraw di Riau.

Prestasi tersebut sekaligus membuka peluang lahirnya lebih banyak wasit asal Kampar yang mampu berkiprah di berbagai kejuaraan nasional hingga internasional.

Tags

Terkini

Terpopuler