PEKANBARU (RA) – Aksi sosial donor darah yang digelar Ikatan Keluarga Persaudaraan Tionghoa Bengkalis (IKPTB) bersama Klenteng Kwan Tee Kong Bio (KTB) mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Furaya Pekanbaru, Minggu (12/7), panitia berhasil mengumpulkan sebanyak 1.550 kantong darah hanya dalam satu hari.
Kegiatan bakti sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Kwan Tee Kong Bio dan HUT ke-27 IKPTB. Antusiasme masyarakat yang membludak membuat jadwal donor darah yang semula berakhir pukul 16.00 WIB harus diperpanjang hingga malam hari.
Ketua IKPTB, Mulianto Tan, mengatakan kegiatan donor darah merupakan agenda rutin organisasi sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI).
"Bakti sosial ini merupakan agenda rutin IKPTB untuk membantu stok darah PMI. Kami ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah di bidang kesehatan," ujarnya.
Mulianto mengaku tidak menyangka jumlah pendonor yang hadir jauh melampaui target yang telah ditetapkan.
"Awalnya kami hanya menargetkan 500 hingga 800 kantong darah. Namun di luar dugaan, dalam satu hari berhasil terkumpul 1.550 kantong darah. Kami sangat senang dan terharu melihat antusiasme masyarakat," katanya.
Senada dengan itu, Lo Cu Kwan Tee Kong Bio, Darwin, menyebut tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial masih sangat kuat.
Menurutnya, kegiatan donor darah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kwan Tee Kong Bio dan IKPTB yang diikuti masyarakat dari berbagai daerah di Pekanbaru dan sekitarnya.
"Animo masyarakat begitu besar sehingga waktu donor harus kami tambah hingga malam hari. Padahal sebelumnya dijadwalkan selesai pukul 16.00 WIB," ungkap Darwin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan, tenaga kesehatan, panitia, serta para pendonor yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
"Mudah-mudahan darah yang terkumpul dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat bagi banyak orang," katanya.
Sementara itu, Ketua UPT PMI Pekanbaru, Kurnia Sari, mengaku terkejut dengan membludaknya jumlah pendonor yang datang sejak pagi hingga malam.
Menurutnya, untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat, PMI bahkan harus menambah fasilitas donor.
"IKPTB dan Kwan Tee Kong Bio berhasil mengumpulkan massa yang sangat luar biasa. Karena itu kami menambah enam bed sehingga total tersedia 46 bed untuk melayani para pendonor," jelasnya.
Kurnia mengatakan tambahan stok darah tersebut sangat membantu PMI Pekanbaru yang saat ini masih mengalami kekurangan persediaan darah untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di Pekanbaru dan daerah sekitarnya.
Salah seorang pendonor, Eka (61), mengaku senang dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Warga Jalan Harapan Raya, Pekanbaru, itu mengatakan dirinya telah rutin mendonorkan darah sejak masih duduk di bangku kuliah.
"Saya sudah donor darah sejak zaman kuliah. Sampai sekarang masih rutin donor sekitar dua kali dalam setahun," ujarnya.
Eka mengetahui informasi kegiatan donor darah tersebut dari grup WhatsApp Komunitas Pendonor Pekanbaru sekitar satu bulan sebelum pelaksanaan. Menurutnya, banyak anggota komunitas yang juga ikut mendonorkan darah.
"Kalau bisa kegiatan seperti ini dibuat dua hari karena masyarakat yang datang sangat ramai," tutupnya.