Kepercayaan Berujung Maut, Tukang Bangunan Diduga Bunuh Anak Majikan di Siak

Kamis, 02 Juli 2026 | 22:06:26 WIB
Tukang Bangunan Diduga Bunuh Anak Majikan di Siak.

SIAK (RA) - Fakta baru terungkap dalam kasus tewasnya seorang gadis berusia 19 tahun di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau. Polisi mengungkap, pelaku diduga merupakan tukang bangunan yang dipekerjakan oleh orang tua korban untuk membangun dapur rumah mereka.

Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos mengatakan pelaku bernama Abdullah alias Indra Aceh. Selama mengerjakan proyek pembangunan tersebut, pelaku diketahui tinggal di rumah keluarga korban selama kurang lebih empat bulan.

"Pelaku adalah tukang yang dipekerjakan orang tua korban untuk membangun dapur rumah. Selama sekitar empat bulan, pelaku tinggal di rumah korban," ujar AKP Raja Kosmos, Kamis (2/7/2026).

Menurut Kosmos, keluarga korban memberikan tempat tinggal kepada pelaku sebagai bentuk kepercayaan selama proses pembangunan berlangsung. Namun, kepercayaan itu diduga justru disalahgunakan hingga berujung pada aksi pembunuhan.

Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya pada Rabu (1/7/2026). Jenazah pertama kali ditemukan oleh kakak kandung korban berinisial RS yang pulang ke rumah untuk beristirahat dan makan siang.

Saat memasuki kamar, RS mendapati adiknya sudah tidak bernyawa. Korban tergeletak di atas tempat tidur dengan kondisi mengenaskan. Celana yang dikenakannya nyaris melorot, sementara di tubuh korban ditemukan sejumlah luka.

Hasil pemeriksaan awal tenaga medis di puskesmas menunjukkan adanya luka cakaran serta bercak darah pada bagian kepala hingga punggung korban.

Usai kejadian, pelaku sempat berusaha melarikan diri. Namun, warga berhasil menangkapnya tidak lama kemudian. Pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami luka-luka sebelum akhirnya diamankan polisi untuk menghindari aksi main hakim sendiri.

Saat ini, Satreskrim Polres Siak masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Penyidik juga menunggu hasil pemeriksaan forensik guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa, termasuk ada atau tidaknya dugaan tindak pidana lain yang berkaitan dengan kematian korban.

"Penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa dan motif pelaku," tutup AKP Raja Kosmos.

Tags

Terkini

Terpopuler