Mahasiswi di Siak Tewas Diduga Dibunuh, Tersangka Diamuk Massa

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:51:10 WIB
Seorang mahasiswi yang meninggal dunia di rumahnya, Rabu (1/7/2026).

SIAK (RA) - Warga Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, digegerkan dengan penemuan seorang mahasiswi berinisial SSR (19) yang meninggal dunia di rumahnya, Rabu (1/7/2026).

Polisi kini masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di rumah korban yang berada di RT 003 RW 006 Dusun Kandis, Desa Kandis. Keluarga menduga korban menjadi korban pembunuhan.

Abang korban, Robert Siregar (27), mengatakan dirinya mendengar suara keributan dan teriakan dari dalam rumah sebelum menemukan adiknya sudah tidak bernyawa.

"Saya mendengar suara seperti orang bertengkar dan teriak berasal dari dalam rumah yang ditempati adik saya. Setelah masuk ke rumah, saya mendapati adik saya sudah tergeletak tidak bernyawa di atas tempat tidur," ujar Robert.

Menurut Robert, setelah kejadian tersebut, seorang pria berinisial BS (37), yang selama ini disebut tinggal di rumah orang tua korban, diduga melarikan diri dari lokasi.

Ia mengaku sempat meminta bantuan tenaga medis untuk menyelamatkan korban, namun nyawa adiknya tidak dapat tertolong.

Keluarga menduga korban mengalami tindak kekerasan, namun penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Sekitar pukul 13.30 WIB, warga berhasil menemukan dan mengamankan pria yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut di kawasan KM 83 Kandis.

Emosi warga yang memuncak membuat pria tersebut sempat menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami luka-luka.

Aparat keamanan kemudian mengamankan situasi dan mengevakuasi yang bersangkutan.

"Beruntung ada aparat Babinsa yang mengamankan situasi. Sekitar pukul 14.00 WIB pelaku dibawa ke Polsek Kandis untuk menghindari tindakan anarkis warga," kata Robert.

Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia mengatakan penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

"Kejadian ini masih dalam proses penyelidikan. Penyebab korban meninggal belum bisa kami pastikan karena belum ada keterangan resmi dari dokter," kata Raja Kosmos.

Terkini

Terpopuler