Terdakwa Korupsi Bank BPR Indra Arta Meninggal Dunia di Rutan Pekanbaru

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:32:41 WIB
Ilustrasi istimewa.

PEKANBARU (RA) - Terdakwa kasus dugaan korupsi Bank BPR Indra Arta, Arief Budiman, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit, Rabu (1/7/2026).

Sebelum dirujuk, Arief diketahui mengalami kondisi lemas dan terjatuh di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru sekitar pukul 09.00 WIB.

Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Erwin Saleh Siregar, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan Arief awalnya keluar dari kamar mandi sebelum mengalami lemas dan terjatuh.

"Waktu keluar dari kamar mandi karena lemas, kemudian terjatuh. Setelah itu dibawa ke klinik Rutan untuk diperiksa. Ternyata membutuhkan penanganan lebih lanjut sehingga dirujuk ke rumah sakit," kata Erwin saat dikonfirmasi.

Menurut Erwin, setelah Arief dirawat di rumah sakit, pihak Rutan segera menghubungi keluarga untuk menyampaikan kondisi yang bersangkutan. Dari pihak keluarga diketahui Arief memiliki riwayat penyakit jantung.

"Lalu kami menghubungi pihak keluarga. Dijelaskan memang ada penyakit yang dideritanya. Karena itu dokter mengusulkan dilakukan pemasangan ring jantung. Pada saat proses pemasangan, beliau meninggal dunia," ujarnya.

Berdasarkan hasil observasi tim medis rumah sakit, penyebab meninggalnya Arief berkaitan dengan riwayat penyakit jantung yang telah lama dideritanya.

"Dari hasil observasi rumah sakit, faktor meninggalnya dikarenakan beliau mengidap riwayat penyakit jantung," jelas Erwin.

Ia menegaskan, sebelum meninggal dunia, Arief telah memperoleh penanganan medis sesuai prosedur.

Tim dokter melakukan pemeriksaan dan merekomendasikan tindakan pemasangan ring jantung sebagai upaya penyelamatan.

"Beliau dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan serta rekomendasi dilakukan pemasangan ring jantung," tambahnya.

Usai dinyatakan meninggal dunia, pihak Rutan Kelas I Pekanbaru menyelesaikan administrasi penahanan dan menyerahkan jenazah kepada keluarga.

"Untuk beliau sudah diserahterimakan oleh pihak penahanan ke keluarga beliau," tutup Erwin.

Terkini

Terpopuler