Harga Jual CPO di Riau Naik, Graha Permata Hijau Tertinggi Rp15.592/Kg

Rabu, 01 Juli 2026 | 09:08:16 WIB
Ilustrasi CPO

PEKANBARU (RA) – Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan pada penetapan harga periode 1-7 Juli 2026. Penguatan harga terjadi hampir di seluruh perusahaan dan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga tandan buah segar (TBS) sawit pekebun.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja, mengatakan kenaikan harga CPO di tingkat perusahaan berkontribusi langsung terhadap meningkatnya harga TBS yang diterima petani.

"Harga penjualan CPO ini mengalami kenaikan sebesar Rp167,21 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan harga CPO bersama meningkatnya harga kernel menjadi faktor utama yang mendorong naiknya harga TBS di Riau," ujar Defris, Rabu (1/7/2026).

Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Riau, PT Graha Permata Hijau membukukan harga CPO tertinggi, yakni Rp15.592 per kilogram, naik Rp336 dibandingkan pekan sebelumnya.

Sementara itu, PT Salim Ivomas Pratama di unit Sungai Dua, Balam, dan Kayangan menetapkan harga CPO sebesar Rp15.575 per kilogram.

Harga CPO sebesar Rp15.550 per kilogram tercatat di PT Eka Dura Indonesia, PT Kimia Tirta Utama, dan PT Sari Lembah Subur, masing-masing naik Rp115 per kilogram.

Di kelompok PTPN IV Regional 3, yakni PKS Sei Buatan, Sei Tapung, Sei Intan, Tanah Putih, Lubuk Dalam, Sei Garo, dan Sei Galuh, harga CPO seragam sebesar Rp15.525 per kilogram, meningkat Rp190 per kilogram dari periode sebelumnya.

Sementara itu, PT Adei Plantation & Industry mencatat harga CPO Rp15.505 per kilogram, naik Rp355, disusul PT Inecda sebesar Rp15.457 per kilogram atau meningkat Rp152.

Untuk perusahaan lainnya, PT Surya Agrolika Reksa menetapkan harga CPO Rp15.412,12 per kilogram atau naik Rp182,79, sedangkan PT Adimulia Agrolestari berada di angka Rp15.412,10 per kilogram, meningkat Rp162,10.

Adapun kelompok PT Inti Indosawit Subur juga mencatat kenaikan harga. PMKS Ukui Satu (PUS) menjadi yang tertinggi di grup tersebut dengan harga Rp15.220 per kilogram, naik Rp391. Disusul PMKS Buatan Satu (PBS) dan Buatan Dua (PBD) masing-masing Rp15.175 per kilogram, naik Rp265, serta PMKS Ukui Dua (PUD) Rp15.094 per kilogram, juga naik Rp265.

Sementara PT Rigunas Agri Utama PMKS Peranap (PPN) menetapkan harga CPO Rp15.015 per kilogram, meningkat Rp265 dibandingkan periode sebelumnya.

Defris menegaskan, tren kenaikan harga CPO di tingkat perusahaan diharapkan dapat terus menopang peningkatan harga TBS sawit, sehingga berdampak positif terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani sawit di Provinsi Riau.

Tags

Terkini

Terpopuler