RIAU (RA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau mulai mematangkan pelaksanaan Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026.
Ajang penghargaan tahunan bagi insan pers ini akan mempertandingkan dua kategori, yakni Lomba Karya Tulis Jurnalistik (LKTJ) dan Foto Jurnalistik.
Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, didampingi Koordinator LKTJ Hary B Koriun, Senin (15/6/2026), mengungkapkan bahwa tema besar yang diangkat tahun ini adalah "Pembangunan Energi Berkelanjutan".
Tema tersebut mencakup berbagai isu strategis, mulai dari inovasi teknologi energi, implementasi kebijakan, dampak lingkungan, hingga transisi ekonomi menuju energi bersih.
Selain itu, peserta juga dapat mengangkat berbagai praktik transisi energi ramah lingkungan yang selaras dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat.
"LKTJ Ali Kelana ini merupakan salah satu ikhtiar PWI Riau untuk terus mendorong wartawan anggota PWI menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas di tengah disrupsi media dan perkembangan kecerdasan buatan (AI)," kata Raja Isyam.
Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mendorong lahirnya karya jurnalistik yang mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kualitas informasi publik.
Panitia menetapkan karya yang dapat diikutsertakan merupakan karya yang telah dipublikasikan di media cetak maupun media daring dalam rentang waktu Agustus 2025 hingga 15 Juli 2026.
Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 31 Juli 2026.
Untuk kategori karya tulis jurnalistik, panitia menyiapkan hadiah utama sebesar Rp7,5 juta, serta lima nominator yang masing-masing akan menerima hadiah Rp500 ribu.
Sementara untuk kategori foto jurnalistik, pemenang utama akan mendapatkan hadiah Rp5 juta, dengan lima nominator yang masing-masing memperoleh Rp500 ribu.
Peserta diwajibkan berstatus anggota PWI yang dibuktikan dengan kartu anggota aktif. Khusus kategori karya tulis, naskah harus berbentuk feature atau laporan mendalam dengan panjang minimal 1.500 kata.
Panitia menegaskan seluruh karya yang dilombakan harus merupakan hasil liputan asli dan tidak diperkenankan menggunakan produk kecerdasan buatan (AI) maupun mengandung unsur plagiarisme.
Karya tulis dikirim dalam format Microsoft Word disertai bukti publikasi dalam bentuk PDF. Sedangkan untuk kategori foto jurnalistik, peserta wajib mengirimkan file foto berformat JPG berkualitas tinggi beserta bukti pemuatan dalam format PDF.
Batas akhir pengiriman karya ditetapkan pada 15 Juli 2026 pukul 23.59 WIB melalui surat elektronik resmi PWI Riau.
Panitia menegaskan seluruh keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.