PEKANBARU (RA) - Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menyoroti persoalan pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah provinsi di Pulau Sumatera, termasuk di Provinsi Riau.
Di mana, pemadaman listrik yang terjadi pada dua hari terakhir, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Riau, Abdullah menilai, pemadaman yang begitu lama membuat aktivitas masyarakat lumpuh.
Dirinya mengaku telah berkomunikasi dengan Senior Manager PLN Riau dan menerima informasi bahwa pemadaman disebabkan oleh proses perbaikan serta adanya pergiliran beban di jalur transmisi Sumatera.
"Tadi memang saya tanya senior manager PLN Riau. Mereka bilang sedang ada perbaikan dan digilir, ada gilir beban. Ya, ini masalahnya," kata Abdullah, Minggu (24/5/2026).
Dikatakannya, saat ini masyarakat tengah resah, terutama pada malam hari ketika suhu panas membuat warga tidak nyaman.
"Semua masyarakat resah. Apalagi malam hari, ada yang tidak bisa tidur karena panas. Bayangkan kalau yang punya anak kecil, pasti lebih kasihan lagi anaknya," ucapnya.
Dirinya meminta PLN Riau untuk segera mengatasi persoalan ini secara serius. Menurutnya, proses perbaikan di jalur Sumatera harus dipercepat, dan pemadaman listrik tidak boleh terus berlarut-larut.
"Harapannya hari ini dan seterusnya tidak ada lagi yang mati lampu. Karena ini sudah sangat mengganggu," pungkasnya.