PWI Kecam Israel Cegat Misi Kemanusiaan ke Gaza, Tiga Jurnalis Indonesia Hilang Kontak

Selasa, 19 Mei 2026 | 13:38:00 WIB
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir.

JAKARTA (RA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Gaza, Palestina. Dalam rombongan tersebut terdapat tiga jurnalis asal Indonesia yang tengah menjalankan tugas peliputan.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menilai tindakan pencegatan terhadap misi sipil dan kemanusiaan, termasuk jurnalis, tidak dapat dibenarkan dan mencederai prinsip perlindungan terhadap kerja pers di wilayah konflik.

"Kami mengecam keras tindakan Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan menuju Gaza, termasuk jurnalis Indonesia yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Keselamatan insan pers harus dihormati dan dilindungi dalam situasi apa pun," kata Akhmad Munir di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Tiga jurnalis Indonesia yang tergabung dalam misi tersebut yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

Menurut Munir, kehadiran jurnalis dalam misi itu bertujuan menyampaikan fakta kemanusiaan kepada publik internasional, bukan menjadi bagian dari konflik.

"Pers hadir untuk menyampaikan fakta dan suara kemanusiaan kepada dunia. Tidak boleh ada intimidasi ataupun tindakan yang mengancam keselamatan jurnalis," ujarnya.

Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri RI, sedikitnya 10 kapal dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0 ditahan aparat Israel. Hingga kini, kapal yang membawa para jurnalis Indonesia belum dapat dihubungi dan kondisi awak kapal masih belum diketahui secara pasti.

PWI Pusat juga mendukung langkah diplomatik Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk memastikan keselamatan seluruh WNI dalam misi tersebut.

"Doa dan harapan kami menyertai seluruh jurnalis dan relawan kemanusiaan agar diberikan keselamatan dan segera kembali dengan selamat," tutup Akhmad Munir.

Tags

Terkini

Terpopuler