PEKANBARU (RA) - Menggunakan sepeda motor yang hemat bahan bakar menjadi keinginan banyak pengguna, terutama di tengah tingginya mobilitas harian.
PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau membagikan sejumlah tips praktis agar sepeda motor Honda tetap irit sekaligus menjaga performa tetap optimal.
Salah satu faktor utama yang memengaruhi konsumsi bahan bakar adalah gaya berkendara. Pengendara yang cenderung agresif, seperti sering menarik gas secara tiba-tiba, dapat membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.
Untuk itu, pengendara disarankan memutar gas secara perlahan dan menjaga kecepatan konstan di kisaran 40–60 km/jam. Pada motor yang dilengkapi fitur Eco Indicator, pengendara juga dianjurkan menjaga indikator tetap menyala saat berkendara.
Selain itu, tekanan angin pada ban juga berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar. Ban yang kurang angin akan memperbesar bidang gesek dengan jalan sehingga mesin bekerja lebih berat. Pengguna disarankan memastikan tekanan angin ban sesuai standar pabrikan yang umumnya tertera pada bagian motor.
Perawatan rutin juga menjadi kunci penting. Filter udara yang kotor atau kondisi busi yang tidak optimal dapat mengganggu proses pembakaran, sehingga konsumsi bahan bakar meningkat. Oleh karena itu, servis berkala di bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) sangat dianjurkan.
Penggunaan oli AHM Oil juga direkomendasikan karena dirancang sesuai karakter mesin Honda. Selain itu, tersedia layanan service kunjung melalui Honda Care untuk memudahkan konsumen dalam melakukan perawatan.
Pemilihan bahan bakar yang sesuai juga perlu diperhatikan. Penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan yang tidak sesuai dapat menyebabkan penurunan performa mesin dan meningkatkan konsumsi bahan bakar. Umumnya, sepeda motor Honda keluaran terbaru optimal menggunakan bahan bakar dengan RON 90 atau RON 92, sesuai rekomendasi pada buku manual kendaraan.
Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur teknologi seperti Idling Stop System (ISS) yang tersedia pada beberapa tipe, seperti Honda Vario, BeAT, dan Scoopy. Fitur ini memungkinkan mesin mati secara otomatis saat berhenti lebih dari tiga detik dan kembali menyala saat tuas gas diputar, sehingga membantu menghemat bahan bakar, terutama saat kondisi lalu lintas padat.
Instruktur Safety Riding PT CDN, Arif Rahman Hakim, mengatakan bahwa sepeda motor Honda telah dilengkapi teknologi yang mendukung efisiensi bahan bakar. Namun, menurutnya, pola berkendara dan perawatan tetap menjadi faktor utama.
“Dengan gaya berkendara yang halus dan kondisi motor yang prima, konsumsi bahan bakar akan lebih efisien. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya berkendara aman atau #Cari_Aman,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia menambahkan, menghemat bahan bakar bukan berarti harus berkendara terlalu pelan, melainkan menjaga konsistensi dalam berkendara dan melakukan perawatan secara rutin.