MALANG (RA) - Imam Muslimim alias Yai Mim, mantan dosen Universitas Islam Negeri Maliki Malang, meninggal dunia di RS Saiful Anwar, Senin (13/4/2026) kemarin.
Yai Mim sebelumnya sempat menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial terkait konflik dengan tetangganya, Sahara, pada September 2025 lalu.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, membenarkan kabar tersebut.
"Benar Yai Mim meninggal dunia pada hari ini," ujarnya.
Saat ini, Yai Mim diketahui berstatus sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual dan pornografi yang merupakan buntut dari konflik tersebut.
Ia telah ditahan di Mapolresta Malang Kota sejak 19 Januari 2026.
Pihak kepolisian menyebut, sebelum kejadian, kondisi kesehatan Yai Mim dalam keadaan baik. Bahkan, hasil pemeriksaan rutin pada pagi hari menunjukkan tekanan darah normal, yakni 110/80.
Namun, sekitar pukul 13.45 WIB, saat hendak menjalani pemeriksaan oleh penyidik, Yai Mim tiba-tiba jatuh terduduk. Petugas kemudian memberikan penanganan awal sebelum membawanya ke rumah sakit.
Tak lama setelah tiba di rumah sakit, Yai Mim dinyatakan meninggal dunia. Hingga kini, penyebab pasti kematian masih dalam proses pemeriksaan melalui visum.
"Sebelumnya tidak ada keluhan sakit. Saat ini jenazah masih divisum untuk memastikan penyebab kematian," jelas Lukman.
Selama menjalani masa tahanan, Yai Mim disebut berperilaku baik dan kerap memberikan tausiah kepada sesama tahanan.
Diketahui, konflik antara Yai Mim dan Sahara sempat memicu perhatian luas. Keduanya bahkan saling melaporkan ke pihak kepolisian.
Yai Mim melaporkan Sahara atas dugaan penganiayaan, sementara Sahara melaporkan Yai Mim atas dugaan pelecehan dan pornografi.
Laporan dari Sahara telah diproses hingga menetapkan Yai Mim sebagai tersangka, sedangkan laporan Yai Mim masih dalam proses penyelidikan.