BENGKALIS (RA) - Polisi menangkap dua pria berinisial P.E. (24) dan R. (26) usai meneror seorang ibu rumah tangga (IRT) di Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis. Keduanya diduga mengancam korban menggunakan senapan angin.
Kapolsek Rupat Utara AKP Toni Armando mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (8/4) sore. Saat itu, kedua pelaku mendatangi rumah korban, Leny Sofianti (28), lalu kembali lagi dengan membawa senapan angin dan kayu bakau.
"Pelaku ini sempat mendatangi rumah korban, kemudian kembali lagi dengan membawa senapan angin dan kayu. Mereka mengancam korban," kata Toni, Jum'at (10/4/2026).
Menurut Toni, ancaman terjadi setelah pelaku menuduh korban menyebarkan isu keterlibatan mereka dalam peredaran narkoba. Cekcok pun tak terhindarkan.
"Pelaku meminta korban mengakui tuduhan tersebut, bahkan mengancam akan menembak korban jika tidak mengaku," ujarnya.
Situasi sempat memanas saat salah satu pelaku mengarahkan senapan angin ke arah korban melalui jendela rumah. Aksi itu berhasil dicegah warga, namun pelaku tetap menembakkan senapan ke arah pipa air rumah korban.
"Tidak sampai di situ, malam harinya pelaku kembali datang dan menembakkan senapan hingga tiga kali. Ini membuat korban dan warga ketakutan," jelas Toni.
Korban kemudian melapor ke polisi. Tim Opsnal Reskrim Polsek Rupat Utara langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya kedua pelaku ditangkap pada Jumat (10/4) sekitar pukul 10.00 WIB.
"Pelaku kami amankan di sebuah rumah di Jalan Tenggiri, Dusun Ombak, Desa Teluk Rhu," ujarnya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita satu pucuk senapan angin, satu batang kayu bakau, serta tiga potongan paralon bekas tembakan.
Toni menambahkan, hasil tes urine menunjukkan kedua pelaku positif mengandung methamphetamine atau sabu.
"Saat ini kedua tersangka sudah diamankan dan sedang menjalani proses hukum lebih lanjut," tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan tindakan yang mengancam keselamatan.
"Kami mengajak masyarakat untuk aktif melapor agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," tutupnya.