Pemprov Riau Jamu Makan Malam Peserta Konferensi ICOP 2026

Selasa, 07 April 2026 | 22:14:00 WIB
Jamuan makan malam peserta Konferensi ICOP 2026

PEKANBARU (RA)  - Forum ilmiah internasional yang akan menjadi ruang temu antara peneliti, akademisi, industri, hingga pembuat kebijakan akan digelar di Kota Pekanbaru pada 8-10 April 2026.

Kegiatan yang digaungkan dalam "The 3rd Integrated Cattle and Oil Palm (ICOP) Conference 2026" Ini sebagai bentuk upaya mengintegrasikan sektor perkebunan kelapa sawit dengan peternakan sapi serta memperkuat kolaborasi berbasis riset.

Untuk mengawali kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menjamu para peserta dengan makan malam (welcome dinner) di Balai Pauh Janggi, Komplek Kediaman Gubernur Riau, Selasa (7/4/2026).

"Mengawali sambutan ini, izinkan kami atas nama Pemerintah Provinsi Riau mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta yang telah berkenan untuk hadir," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Riau Syahrial Abdi.

Dikatakannya, penghargaan yang setinggi tingginya juga disampaikan kepada Gapensiska dan Centras IPB yang telah mempercayakan Provinsi Riau sebagai penyelenggara acara ini.

Dalam rangka mewujudkan visi dan misi Pemprov Riau dalam Mewujudkan Pembangunan Ekonomi yang Inklusif, Mandiri dan Berdaya Saing, dikatakan Syahrial, perlu adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi dan mengelola sumberdaya secara maksimal.

"Sehingga nantinya hal ini dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan wilayah dan mendorong penurunan angka kemiskinan dan pengangguran," katanya.

 

Untuk mencapai sasaran dari misi tersebut, kata Syahrial, penting untuk menguatkan peran Sub Sektor Perkebunan dan Peternakan sehingga dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

"Penguatan sub sektor perkebunan dan peternakan dilakukan dengan peningkatan produktivitas tanaman dan lahan sehingga memberikan nilai manfaat ganda berupa peningkatan produksi kelapa sawit dan peningkatan populasi ternak baik Indonesia secara umum maupun di Provinsi Riau pada khususnya," ungkapnya.

Untuk diketahui, konferensi ini diselenggarakan oleh Center for Tropical Animal Studies IPB University (CENTRAS) bekerja sama dengan sejumlah mitra strategis, antara lain GAPENSISKA, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Wageningen University & Research, Pemerintah Provinsi Riau, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Mengusung tema penguatan sistem integrasi sapi dan kelapa sawit, konferensi ini menempatkan pendekatan agroekologi sebagai landasan menuju pertanian regeneratif. Model integrasi tersebut dinilai semakin relevan di tengah tantangan global terkait ketahanan pangan, perubahan iklim, dan efisiensi lahan.

Tags

Terkini

Terpopuler