Tak Sesuai Prosedur, Jabatan Komut dan Direksi BRK Syariah Bakal Asesmen Ulang

Selasa, 31 Maret 2026 | 19:43:11 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto

PEKANBARU (RA) - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) Perseroda telah selesai digelar, Selasa (31/3/2026) .

Agenda yang berlangsung di Ballroom Dang Merdu Lantai 4, Jalan Sudirman Pekanbaru itu turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto dan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad serta pemegang saham lainnya.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyebutkan salah satu pembahasan pihaknya yakni mengenai kelanjutan proses asesmen Komisaris Utama dan Direktur BRK Syariah.

"Yang kita bahas yaitu terkait surat dari OJK mengenai usulan Komisaris hasil RUPS di Batam. Dan kita sepakati untuk kita batalkan (hasil usulan)," kata SF Hariyanto.

Dikatakannya, alasan pembatalan RUPS LB yang digelar pada 23 Oktober 2025 lalu itu, dikarenakan hasil usulan yang tidak memenuhi prosedur yang ada.

Di mana, pada persyaratan khusus calon Komisaris Utama yang tertera pada proses asesmen merupakan Pejabat Tinggi Madya/Pratama Pemerintah Provinsi Riau. Sementara nama yang diusulkan ke OJK yaitu Irwan Nasir yang merupakan politikus.

"Syaratnya harus pejabat Pemprov, tapi yang diusulkan ke OJK malah bukan pejabat. Kan ini menyalahi aturan, jadi itu kita batalkan dan akan diasesemen ulang," kata SF Hariyanto.

Kemudian, untuk kekosongan pada jabatan Direktur Utama, dikatakan SF Hariyanto, hingga proses asesmen selesai, akan dijabat Pelaksana Tugas (Plt) oleh Helwin Yunus.

Untuk diketahui, hasil RUPS-LB BRK Syariah yang digelar di Batam menghasilkan sejumlah nama untuk mengisi beberapa posisi jabatan komisaris dan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau itu.

Nama-nama yang sudah disepakati dalam RUPS-LB ini kemudian diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diantaranya Komisaris Utama, yakni Irwan Nasir.

Kemudian, untuk jabatan Komisarizs Independen yakni Tatang Yudiansyah, Suryo Kuncoro dan Eka Afriadi. Untuk Direktur Utama yakni Helwin Yunus.

Sementara untuk Calon Direktur Operasional yakni Wan Mukhlis dan As'yari. Untuk Calom Direktur Dana dan Jasa yakni Muhammad Jazuli dan Andri Satria.

Tags

Terkini

Terpopuler