PEKANBARU (RA) - Arus mudik Lebaran 2026 melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru hingga H-2 Idulfitri tercatat masih tinggi. Total pergerakan penumpang sejak H-8 hingga H-2 mencapai 84.794 orang atau naik 3,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Executive General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Achmad, mengatakan peningkatan terjadi secara akumulatif meski pada beberapa hari terakhir jumlah penumpang harian sedikit menurun.
"Secara kumulatif dari H-8 sampai H-2 tercatat 84.794 penumpang, naik 3,6 persen dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 81.885 penumpang. Ini menunjukkan arus mudik tahun ini masih cukup tinggi," ujar Achmad, Jumat (20/3/2026).
Ia merinci pergerakan penumpang selama periode arus mudik, yakni pada H-8 tercatat 9.962 penumpang, H-7 sebanyak 12.615 penumpang, H-6 sebanyak 12.280 penumpang, H-5 sebanyak 11.578 penumpang, H-4 sebanyak 12.837 penumpang, H-3 sebanyak 12.756 penumpang, dan H-2 sebanyak 12.766 penumpang.
Untuk realisasi pada H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 12.766 orang dengan 81 pergerakan pesawat.
"Realisasi H-2 tercatat 12.766 penumpang atau turun sekitar 6,2 persen dibandingkan tahun 2025. Untuk pergerakan pesawat sebanyak 81 penerbangan, turun 1,2 persen dibandingkan tahun lalu," jelasnya.
Meski masih ramai, pihak bandara memprediksi arus mudik mulai melandai pada H-1 Lebaran.
"Prediksi tanggal 20 Maret 2026 atau H-1 sekitar 10.082 penumpang dengan 69 pergerakan pesawat. Biasanya mendekati Lebaran sebagian besar pemudik sudah berangkat lebih awal," kata Achmad.
Pihak Bandara SSK II Pekanbaru memastikan seluruh operasional tetap berjalan normal selama periode angkutan Lebaran, dengan penguatan pelayanan di terminal, penambahan personel, serta koordinasi dengan maskapai guna memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar.
"Kami tetap siaga penuh hingga arus mudik selesai dan dilanjutkan arus balik, agar seluruh pelayanan kepada penumpang tetap optimal," tutup Achmad.