Permigastara-IAGI Gelar Seminar Nasional, Kupas Arah Politik Ekonomi Migas Riau 2026-2030

Rabu, 04 Februari 2026 | 17:34:36 WIB

PEKANBARU (RA) - Provinsi Riau kembali menegaskan perannya sebagai salah satu tulang punggung industri minyak dan gas bumi (migas) nasional. 

Hal ini ditandai dengan digelarnya seminar nasional bertajuk "Sinema, Outlook Politik Ekonomi Migas Riau 2026–2030" yang akan digelar pada Sabtu (7/2/2026), di Ruang Pertemuan DPRD Provinsi Riau, Pekanbaru.

Seminar nasional ini diselenggarakan oleh Perkumpulan Pengusaha Minyak, Gas, Energi Baru dan Terbarukan Nusantara (Permigastara) bekerja sama dengan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI). 

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk membedah peluang dan tantangan sektor migas Riau dalam lima tahun ke depan, sekaligus kontribusinya terhadap ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Di tengah dinamika global, agenda transisi energi, serta perubahan kebijakan nasional dan daerah, sektor migas Riau berada pada fase krusial. 

Sejumlah isu strategis mengemuka, mulai dari optimalisasi lapangan migas tua (mature fields), peningkatan investasi hulu, hilirisasi energi, aspek keberlanjutan lingkungan, hingga kesiapan sumber daya manusia.

Seminar ini dijadwalkan menghadirkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, sebagai keynote speaker, serta sejumlah narasumber nasional dan daerah dari unsur kementerian dan lembaga, kepala daerah, pimpinan BUMN migas, organisasi profesi, akademisi, hingga praktisi industri.

Ketua Umum DPN Permigastara, Peri Akri, menyebutkan bahwa seminar ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka dan konstruktif antar pemangku kepentingan sektor energi.

"Melalui seminar ini, kami ingin merumuskan arah kebijakan dan strategi migas Riau ke depan agar tetap berdaya saing, berkelanjutan, serta mampu menopang ketahanan dan kemandirian energi nasional," ujar Peri Akri, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk keynote speech, paparan narasumber, diskusi panel, serta sesi tanya jawab interaktif. 

Sekitar 250 peserta ditargetkan hadir, berasal dari unsur pemerintah, BUMN dan perusahaan migas, akademisi, mahasiswa, profesional, praktisi migas, anggota Permigastara dan IAGI, serta media.

Adapun luaran yang diharapkan dari seminar ini meliputi rumusan rekomendasi kebijakan migas Riau 2026-2030, peta peluang dan tantangan pengembangan migas daerah, penguatan jejaring lintas sektor, serta kontribusi pemikiran strategis menuju kemandirian energi Indonesia.

Melalui Seminar Nasional Permigastara-IAGI 2026, Riau diharapkan tidak hanya bertahan sebagai daerah penghasil migas, tetapi juga tampil sebagai pusat gagasan dan perumusan kebijakan energi nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Tags

Terkini

Terpopuler