PEKANBARU (RA) - Sepanjang Januari 2026, luas lahan yang terbakar di Kota Pekanbaru nyaris mencapai sembilan hektar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru mencatat bahwa luas lahan terbakar mencapai 8,51 hektar.
Masyarakat mesti mewaspadai kebakaran lahan ini agar tidak meluas. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
"Kebakaran lahan yang kami tangani bersama aparat gabungan sejak awal Januari 2026 menyebar di sebelas titik," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino, Senin (2/2).
Ia menuturkan, Kecamatan Payung Sekaki paling banyak lahan terbakar di Kota Pekanbaru. Luas lahan yang terbakar di kecamatan itu sepanjang Januari 2026 mencapai 7,18 hektar.
Lokasi kebakaran tersebut menyebar di empat titik berbeda. Ada kecamatan lainnya yang terdapat kebakaran lahan selama hampir sebulan ini seperti Rumbai, Bukit Raya, Tuah Madani dan Bina Widya.
Kondisi penanganan kebakaran lahan hingga akhir Januari 2026 sudah mulai terkendali. Mayoritas lahan terbakar sudah padam ditambah cuaca beberapa hari ini hujan dengan berbagai intensitas.
"Alhamdulillah beberapa hari ini hujan mengguyur kota, kondisi ini jelas membantu proses pemadaman kebakaran lahan," terangnya.
Pihaknya melakukan penanganan kebakaran lahan bersama aparat gabungan. Ia menyebut lahan yang terbakar jelang akhir Januari ini ada yang mencapai empat titik dalam sehari.
"Kami juga terus melakukan pengawasan di lokasi lahan terbakar, tim memastikan pendinginan sudah dilakukan," pungkasnya.