Pemda yang Butuh Bantuan Penanganan Bencana, Diminta Segera Surati BPBD Riau

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:02:42 WIB
Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal

PEKANBARU (RA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, menyebutkan hingga saat ini belum ada pemerintah kabupaten/kota yang meminta bantuan untuk korban banjir di daerahnya.

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal mengatakan, permintaan bantuan logistik maupun peralatan belum ada diterima pihaknya.

“Hingga saat ini belum ada daerah yang meminta bantuan untuk korban banjir. Baik itu bantuan logistik dan juga peralatan untuk evakuasi,” katanya.

Namun demikian, pihaknya mengimbau kepada pemerintah kabupaten/kota di Riau jika memerlukan bantuan, dapat langsung mengajukan ke BPBD Riau.

“Bagi daerah yang memerlukan bantuan, dapat segera mengajukan ke Pemprov Riau melalui BPBD,” imbaunya.

Dikatakannya, dari beberapa daerah yang sebelumnya sempat dilaporkan terjadi banjir. Beberapa diantaranya dilaporkan sudah surut dan saat ini hanya tinggal menyisakan di Kabupaten Pelalawan dan Bengkalis saja.

"Untuk banjir di Pekanbaru, Rokan Hulu, Indragiri Hilir dan Siak dilaporkan sudah surut. Saat ini hanya tinggal banjir di Pelalawan dan Bengkalis saja,” ujarnya. 

Khusus untuk banjir di Bengkalis, terjadi di daerah Siak Kecil. Banjir dilokasi ini sudah cukup lama terjadi karena lokasinya berada diwilayah cekungan sehingga air sulit mengalir.

“Banjir di Bengkalis ini sudah cukup lama, tapi tidak ada warga yang mengungsi di tenda pengungsian. Warga yang rumahnya terendam mengungsi di rumah saudaranya yang lebih aman,” sebutnya.

Sementara itu, pihaknya juga mencatat bahwa hingga saat ini sudah ada laporan 18 kejadian banjir terjadi di berbagai wilayah.

Dari total kejadian tersebut, sebanyak 13 titik banjir berada di Pekanbaru. Selain itu, dua titik banjir dilaporkan terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, sementara Kabupaten Siak, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi masing-masing mengalami satu kejadian. Dari kejadian banjir tersebut, sebanyak 557 keluarga terdampak.

Terkini

Terpopuler