Ibu Rumah Tangga di Pekanbaru Tewas Ditangan Selingkuhan

Ibu Rumah Tangga di Pekanbaru Tewas Ditangan Selingkuhan
FA alias Fajri (34)

Riauaktual.com - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial TN (43) tewas setelah dianiaya oleh selingkuhannya, FA alias Fajri (34), usai cekcok di Jalan Ikan Lele, Kecamatan Rumbai Timur, Pekanbaru, Jumat (31/5/2024).

Kapolsek Rumbai, AKP Sardianto, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bermula ketika korban mendatangi rumah pelaku untuk meminta bantuan karena anaknya sedang sakit.

"Korban mendatangi rumah pelaku, yang diduga merupakan selingkuhannya, untuk meminta bantuan karena anaknya sakit," ujar Sardianto, Kamis (6/6/2024).

Namun, alih-alih memberikan pertolongan, FA justru memarahi TN, yang kemudian berujung pada pertengkaran mulut. Pelaku meminta korban untuk pergi dari rumahnya, tetapi korban menolak dan tetap menunggu di depan rumah.

Pelaku kemudian memecahkan pot bunga di depan rumahnya agar korban pergi, tetapi korban tetap bertahan. Orang tua pelaku juga meminta korban untuk pergi. Ketika korban akhirnya pergi sambil marah-marah, pelaku mengambil papan dan mengejar korban, memukul bagian belakang kepala korban hingga korban tersungkur dan tidak sadarkan diri.

"Adik ipar pelaku sempat menolong korban dan membawanya ke rumah sakit umum. Sementara itu, pelaku melarikan diri ke rumah keluarganya di Kubang, Kabupaten Kampar," tambah Sardianto.

Korban sempat dirawat selama tiga hari di RSUD Arifin Ahmad, namun akhirnya meninggal dunia akibat cedera di kepala. Suami korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Rumbai, dan pelaku berhasil ditangkap di Jalan Kubang Raya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, pada Senin (3/6/2024).

Ipda Yuli Aryanto dari Kanti Reskrim menambahkan bahwa korban dan pelaku telah memiliki hubungan cukup lama dan bahkan memiliki anak berusia 12 tahun dari hubungan tersebut. Suami korban sudah lama memperingatkan agar TN tidak berhubungan lagi dengan pelaku, tetapi TN tetap melanjutkan hubungan tersebut.

"Saat ini kasus sedang dalam proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut," pungkas Ipda Yuli Aryanto.

#PEMBUNUHAN

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index