Temuan BPK: 124.960 Pensiunan Belum Terima Pengembalian Dana Tapera Rp567,5 Miliar

Temuan BPK: 124.960 Pensiunan Belum Terima Pengembalian Dana Tapera Rp567,5 Miliar
Dok Foto/Net

Riauaktual.com - Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2021 yang mencatat sebanyak 124.960 pensiunan peserta Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) belum menerima pengembalian dana Tapera senilai sekitar Rp567,5 miliar menjadi sorotan publik.

Hal ini muncul di tengah kebijakan baru melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020 mengenai Penyelenggaraan Tapera.

Mantan Pangdam Jaya Letjen TNI (Purn) J. Suryo Prabowo turut memberikan komentarnya mengenai temuan tersebut.

"Sebanyak 124.960 orang pensiunan adalah mereka yang sudah berakhir kepesertaannya karena meninggal atau pensiun hingga triwulan ketiga tahun 2021, namun masih tercatat sebagai peserta aktif," ujarnya melalui akun Instagram miliknya pada Senin (3/6).

J. Suryo Prabowo juga menambahkan, berdasarkan data yang diulas oleh Tempo, bahwa 25.764 dari total tersebut berasal dari data Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

"Sebanyak 124.960 orang pensiunan yang belum mendapat pengembalian dana Tapera terdiri atas 25.764 orang dari data BKN dan 99.196 orang pensiunan dari data Taspen," jelasnya yang dilansir dari Rmol.id.

Selain itu, BPK menemukan adanya 40.266 peserta pensiun ganda dengan dana Tapera sebesar Rp130,3 miliar. Temuan ini memicu polemik terkait kebijakan Tapera sebesar 3 persen yang ditetapkan oleh pemerintah saat ini, menambah kontroversi mengingat pengelolaan Tapera sebelumnya dinilai masih bermasalah.

Temuan BPK ini menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan bagi pemerintah, terutama dalam memastikan hak-hak pensiunan dapat terpenuhi sesuai dengan aturan yang berlaku. Kebijakan baru diharapkan mampu memberikan solusi terhadap masalah pengelolaan dana Tapera yang masih memiliki banyak kendala.

 

Follow WhatsApp Channel RiauAktual untuk update berita terbaru setiap hari
Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index