PDAM Diminta Koordinasi ke Pemko Pekanbaru Terkait Galian Pipa

PDAM Diminta Koordinasi ke Pemko Pekanbaru Terkait Galian Pipa
Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun

Riauaktual.com - Jalan rusak bekas galian pipa air bersih Perusahaan Daerah Ari Minum (PDAM) Tirta Siak Pekanbaru belum kunjung diperbaiki pihak kontraktor. Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru, Muflihun mengaku gerah dengan kondisi tersebut.

Muflihun mengaku heran dengan ulah kontraktor yang membiarkan begitu saja bekas galian. Mereka mestinya mengaspal kembali ruas jalan rusak akibat bekas galian.

Dirinya pun memerintahkan Asisten II Sekertariat Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut untuk menindaklanjuti hal itu. Ia menyadari setiap hari ada saja masyarakat yang melapor memberikan keluhan tersebut.

"Saya sudah sampaikan ke pak asisten II, saya mau ke depan jangan bolongi begitu saja," kata Muflihun, Senin (26/2).

Muflihun pun mengingatkan PDAM Tirta Siak Pekanbaru agar berkoordinasi dengan pemerintah kota. Dirinya pun akan memberi informasi kepada para camat terkait rencana penanaman pipa.

Pemberitahuan itu tentu jadi informasi awal sehingga tidak menganggu aktivitas masyarakat. Ia menyebut minimal ada pemberitahuan terkait rencana penggalian pipa.

"Ketika hendak menanam pipa, beritahu kita, supaya kita sampaikan ke camat, agar masyarakat juga tidak terganggu," terang Muflihun.

Dirinya menegaskan bahwa selama ini aktivitas galian pipa PDAM tanpa kordinasi dengan camat setempat. Ia menyebut mestinya proses penanaman pipa itu punya perencanaan yang baik.

"Masa jalan sudah bagus dilubang lagi, sudah bagus dilubang lagi, mestinya perencanaannya kan matang, jangan mubazir ke depannya," jelasnya.

Ia menuturkan, kerusakan ruas jalan akibat galian jadi perhatian dari pemerintah kota. Kontraktor pelaksana mestinya melakukan perbaikan kembali terhadap ruas jalan yang rusak. Namun, hingga kini masih ada bekas galian belum kunjung diperbaiki. Ada di antaranya bekas galian masih belum diaspal kembali.

Jalan bekas galian ternyata ada juga yang kembali amblas setelah diaspal. Kondisi tersebut jelas membahayakan para pengguna jalan.

Salah satu diantaranya, berada di Jalan Tuanku Tambusai. Banyak bekas galian yang belum kunjung diaspal hingga amblas usai diaspal.

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index