Disperindag Masih Temukan Pedagang Jual Beras SPHP Diatas HET

Disperindag Masih Temukan Pedagang Jual Beras SPHP Diatas HET
Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin

Riauaktual.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, masih menemukan oknum pedagang yang menjual beras SPHP diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). Tim Disperindag mendapati temuan ini saat mereka melakukan pengawasan.

Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan, beras SPHP merupakan beras subsidi pemerintah yang tidak boleh dijual diatas HET. Pedagang harus menjual beras tersebut sesuai harga yang ditetapkan pemerintah.

"Jadi waktu tim melakukan pengecekan di lapangan, ada kami temukan pedagang yang menjual diatas HET. Mereka jual Rp62 ribu satu karung 5kilogram," terang Zulhelmi Arifin, Rabu (29/11).

Seharusnya, untuk satu kilogram beras SPHP hanya boleh dijual maksimal Rp11.500. Maka untuk lima kilogram HET nya sebesar Rp57.500. Pedagang tidak boleh menjual beras tersebut diatas HET.

Pria yang akrab disapa Ami ini mengatakan, tentu akan ada sanksi bagi pedagang yang menjual diatas Het. Sanksi diberikan sesuai dengan regulasi yang ada. Salah satu diantaranya adalah, Bulog menghentikan suplay beras SPHP ke toko pedagang tersebut.

"Kita juga keliling mantau harga penjualan. Kalau masyarakat menemukan ada pedagang yang menjual diatas HET silahkan laporkan. Mereka tidak boleh jual diatas Rp57.500 itu," tegas Ami.

Beras SPHP ini bisa menjadi pilihan masyarakat dalam membeli beras disaat harga beras premium yang masih tinggi saat ini. Ami juga memastikan stok beras SPHP yang ada pada Bulog cukup hingga awal tahun mendatang. 

#ekonomi #Pekanbaru

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index