Current Date: Selasa, 27 Februari 2024

Mengenal Bakteri Mycoplasma, Penyebab Pneumonia Misterius pada Anak di China

Mengenal Bakteri Mycoplasma, Penyebab Pneumonia Misterius pada Anak di China
Penyebab pneumonia misterius di China. (Foto: Freepik.com)

Riauaktual.com - Kasus penyakit pernapasan pada anak di China terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Bakteri mycoplasma diketahui sebagai penyebabnya.

Bakteri mycoplasma sendiri adalah jenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan ringan yang dapat disembuhkan oleh kebanyakan orang tanpa antibiotik. Namun, paparan bakteri mycoplasma terkadang dapat menyebabkan infeksi paru-paru yang lebih serius, yang dapat menyebabkan pasien perlu mendapatkan perawatan intensif.

"Bakteri ini juga merupakan penyebab dari pneumonia atipikal atau 'walking' pneumonia," kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), dikutip dari Business Insider, Selasa (28/11/2023).

Pneumonia adalah penyakit yang menyebabkan saluran udara membengkak, kantung udara di paru-paru terisi lendir dan cairan lain, serta menyebabkan pasien demam tinggi dan batuk berlendir.

Namun, jika diklasifikasikan sebagai penyakit atipikal, pasien mungkin merasa cukup sehat untuk berjalan-jalan dan melakukan tugas sehari-hari dan tidak menyadari bahwa dirinya sedang sakit pneumonia atipikal.

"Mereka mungkin merasa hanya sedang sakit pilek atau flu tapi lebih parah dari biasanya, dan gejala meliputi sakit tenggorokan, kelelahan, nyeri atau ketidaknyamanan dada, demam ringan, batuk, bersin, dan sakit kepala," kata pusat medis.

Bagaimana bakteri mycoplasma menyebar dari satu orang ke orang lain?

Bakteri mycoplasma menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin dan melepaskan tetesan kecil yang mengandung bakteri ke udara. CDC mengungkapkan, orang bisa tertular mycoplasma jika mereka menghirup tetesan tersebut.

Mereka yang berusia di bawah dua tahun, di atas 65 tahun, atau orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah adalah kelompok rentan terkena pneumonia akibat bakteri mycoplasma.

Sementara itu, kondisi di China telah disorot Badan Kesehatan Dunia (WHO). Mereka mencatat tren kenaikan kasus penyakit pernapasan pada anak di China dimulai sejak Oktober 2023. Lalu, lonjakan drastis terjadi pada 13 November.

 

 

 

Sumber: Okezone.com

#Kesehatan

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index