Cagar Budaya Rumah Batin Senapelan akan Menjadi Destinasi Wisata di Kota Pekanbaru

Cagar Budaya Rumah Batin Senapelan akan Menjadi Destinasi Wisata di Kota Pekanbaru
Cagar Budaya Rumah Batin Senapelan, di Jalan Meranti Senapelan Pekanbaru.

Riauaktual.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar telah melakukan pemberian serah terima kunci Cagar Budaya Rumah Batin Senapelan kepada ahli waris.

Sebagai informasi, sebelumnya rumah batin senapelan tersebut telah dilakukan pemugaran oleh Pemerintah Provinsi Riau untuk sebagai langkah dalam pelestarian dan pengeloaan cagar budaya di Provinsi Riau.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal mengatakan, rumah batin senapelan ini sudah ditetapkan sebagai cagar budaya Provinsi Riau pada tahun 2018. 

Ia melanjuti, di mana cagar budaya tersebut menjadi saksi sejarah berdirinya Kampung Bandar Senapelan yang merupakan sebuah kampung yang menjadi cikal bakal berdirinya Kota Pekanbaru. 

Pada masa itu, Sultan Siak ke-4 Yang Dipertuan Besar oleh Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah memindahkan pusat kekuasaan Siak dari Mempura ke Senapelan pada tahun 1762.

“Pada abad ke-15 kawasan Bandar Senapelan inikan dari senapelan sampai ke Mempura jadi sebarannya tentu sangat luas. Perkampungan Batin Senapelan ini lebih tua dari kota Pekanbaru, buktinya adalah tapak bukti itu ada di rumah ini,” kata Raja Yose di lokasi Cagar Budaya Batin Senapelan, Jalan Meranti, Kampung Baru, Kota Pekanbaru, Kamis (08/12/2022).

Dijelaskan dia, pemugaran dari Pemprov Riau tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap cagar budaya yang ada.

“Sebelum dilakukan renovasi bangunan ini sangat memprihatinkan. Alhamdulillah sekarang sudah selesai dan sekarang sudah diberikan ke ahli waris,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa dengan sebutan Atuk Yos ini juga mengungkapkan, sisa barang peninggalan dari rumah ini akan diletakkan kembali seperi awalnya. Dengan begitu, ini nanti akan menjadi destinasi pariwisata di Kota Pekanbaru.

“Barang-barang peninggalan yang tertinggal tersedia di rumah Batin Senapelan ada seperti lemari Alu. Tapi menurut ahli waris ada beberapa koleksi yang tersisa yang akan dibawa ke rumah ini, yang akan menjadi destinasi pariwisata kawasan cagar budaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ahli waris Rumah Batin Senapelan, Eva Riani menyampaikan, rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Riau yang telah merenovasi cagar budaya itu. Karena menurutnya ini akan dapat bermanfaat untuk masyarakat.

 "Terima kasih sudah merenovasi rumah ini, dan sudah ditetapkan sebagai cagar budaya semoga ke depannya rumah ini dapat bermanfaat bagi kami dan masyarakat setempat," ujarnya.

Eva berharap, ke depannya pemerintah daerah juga terus tetap berkomitmen dengan pengembangan cagar budaya ini. Sehingga dirinya meminta agar adanya penambahan pembangunan turap yang bertujuan untuk penahan tekanan pada tanah yang berguna mencegah longsor.

“Harapan kami baik Gubernur ataupun Pemerintah Kota Pekanbaru bisa memperhatikan ini. Untuk sekelilingnya ini belum ada kayak turap untuk keamanan lagi kan, Apalagi ini cagar budaya,” harapnya.

Diterangkan dia, untuk masyarakat atau komunitas yang hendak mengunjungi cagar budaya Batin Senapelan dapat mendatangi lokasinya langsung karena rumah ini dibuka untuk umum.

" Apapun itu, adakan kegiatan yang baik. Kerja sama dengan pihak keluarga kami terima," pungkasnya.

Berita Lainnya

index