Temukan Tanda Kekerasan, Polisi Masih Dalami Kasus Penemuan Jasad Mr X di Kampar

Temukan Tanda Kekerasan, Polisi Masih Dalami Kasus Penemuan Jasad Mr X di Kampar

Riauaktual.com - Hingga saat ini, terkait penemuan mayat Mr X di dalam parit kebun warga di Kabupaten Kampar belum menemui titik terang. Hal ini karena Satreskrim Polres Kampar masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas korban.

Apalagi saat ditemukan kondisi sidik jari korban sudah dalam keadaan hancur dan mulai membusuk. Ini cukup mempersulit penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Koko Ferdinand Sinuraya mengatakan saat ini pihaknya masih berupaya melakukan penyelidikan guna mengetahui identitas korban.

"Saat ini kita masih melakukan upaya penyelidikan untuk mengetahui identitas korban. Kita mengalami sedikit kendala lantaran jasad korban yang sudah hancur (pembusukan)," katanya, Selasa (29/11/2022).

Koko mengatakan, dari penyelidikan ditemukan adanya tanda kekerasan yang mengarah terhadap dugaan tindak kriminal.

Namun diperlukan penelusuran lebih jauh untuk mengetahui penyebab pasti dari temuan tersebut.

"Benar dari hasil autopsi ditemukan tanda-tanda kekerasan, tapi belum diketahui pasti karena apa. Entah itu arahnya ke penganiayaan, jatuh atau faktor lain," ungkap Koko.

"Saat ini kami masih berkoordinasi dengan ahli forensik. Kita akan upayakan semaksimal mungkin," sambung mantan Kapolsek Singingi itu.

Senada, Kasubbid Yanmed Dokkes RS Bhayangkara Polda Riau, Kompol Supriyanto menyatakan memang ditemukan tanda kekerasan. Namun belum dapat diketahui karena masih proses penyelidikan.

"Yang jelas penemuan mayat ini merupakan salah satu kematian yang tidak wajar," ujarnya.

Sebelumnya diketahui sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan membusuk dalam sebuah parit di perkebunan warga di Kecamatan Tambang, Kampar, Minggu sore (20/11/2022).

Saat ditemukan, korban mengenakan sehelai baju kaos lengan pendek berwarna coklat bergaris hitam berukuran XL, sertw celana pendek berbahan kaus training berwarna biru dongker bergaris kuning dengan merek Lois.

Berdasarkan hasil autopsi, diperkirakan korban berumur 20-45 tahun dan telah meninggal tiga hari hingga satu bulan sebelum ditemukan.

Berita Lainnya

index