Personil Damkar Pekanbaru yang Gugur Saat Bertugas Dikenal Rendah Hati

Personil Damkar Pekanbaru yang Gugur Saat Bertugas Dikenal Rendah Hati

Riauaktual.com - Personil Pemadam Kebakaran, Rian Mortir (27) yang gugur saat bertugas memadamkan api sebuah gudang tiner, Jalan Lily, Pekanbaru, Senin (21/11/2022) siang, dikenal sebagai sosok yang sosok yang disiplin dan rendah hati.

Selain itu, petugas pemadam kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru ini juga dikenal sebagai sosok pendiam, namun tangguh dan berdedikasi tinggi.

"Sosok almarhum adalah sosok yang baik, sopan dan disiplin," ujar Wakil Komandan Pleton Yudha, Wandri kepada Riauaktual.com.

Ia mengatakan almarhum juga adalah sosok yang sangat rendah hati dan juga termasuk sosok pendiam tapi dalam bekerja boleh dikatakan sangat tangguh dan berdedikasi.

"Dia (Rian Mortir, red) ni Personil Team Rescue Ton Brama di Mako Cempaka, dia pendiam, tapi sangat bersemangat dan tanggungjawab dalam bekerja. 4 tahun selama bekerja di Damkar tak pernah ada musuh," ungkapya.

Dilanjutkan Wandri, mewakili DPKP Kota Pekanbaru dirinya menyampaikan rasa belasungkawa dan turut berduka cita sedalam-dalamnya.

"Kami seluruh jajaran Staf dan Personil Operasional Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Kota pekanbaru sangat kehilangan sosok anggota yang tangkas, disiplin dalam bertugas, kami sangat berduka cita," ucapnya.

"Semoga surga menanti mu Ksatria Biru Pekanbaru, gugur dalam tugas mulia menolong kebakaran adalah mati syahid bagimu. Slamat jalan sahabat, semoga amal ibadah mu diterima dan Allah mengampuni segala dosa-dosamu, Aamiin," pungkasnya.

Sementara itu, Sekertaris DPKP Kota Pekanbaru Lili Suryani menceritakan saat terjadi musibah yang menimpa Rian Mortir, almarhum langsung dibawa ke rumah sakit Ibnu Sina karena memang rumah sakit tersebut yang terdekat.

"Waktu ada kejadian ini, rekan-rekannya memang ada yang tetap bekerja memadamkan api, namun almarhum juga tetap diurus dan diantar ke rumah sakit. Karena kejadian dekat dengan RS Ibnu Sina ya diarahkan ke RS Ibnu Sina," katanya.

Lanjut Lili, dalam bekerja pihaknya sudah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP). Artinya anggota yang meluncur ke TKP lengkap dengan APD dan juga dilengkapi instruksi dari Komandan Regu (Danru) dan juga Danton.

"Kalau untuk SOP bekerja insya Allah sudah sesuai. Namun kita kembali semua ke qadarullah, ini sudah takdir, semua SOP sudah kita jalankan," ucapnya.

Berita Lainnya

index