Lagi, Pj Walikota Pekanbaru Rombak Kabinet Kerjanya

Lagi, Pj Walikota Pekanbaru Rombak Kabinet Kerjanya
11 Pejabat Eselon III Pekanbaru Dilantik

Riauaktual.com - Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun, kembali merombak kabinet kerjanya. Ini merupakan kali kedua perombakan sejak Muflihun menjabat.

Ada 11 pejabat eselon III yang dilantik oleh Kepala BKPSDM Baharuddin, di ruang Multimedia, Selasa (15/11/2022). Mereka yang dilantik mayoritas menempati jabatan kepala bidang (Kabid) pada sejumlah OPD.

Adapun mereka yang di lantik adalah, Danial (Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah), Rizki Amelia Firdaus SE Sekertaris Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Pekanbaru, Wahyu Idris inspektur Pembantu Wilayah II Inspektorat Daerah Kota Pekanbaru.

Lalu, Tengku Deni Muharpan Kepala Bagian Sumberdaya Alam Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Yunan Kepala Bidang Penyelenggaraan Perlindungan Satpol PP Kota Pekanbaru, Rizkiana Dani Kepala Bidang Pengawasan Permukiman Dinas Perumahan Pakyat dan Kawasan Pemukiman kota Pekanbaru.

Kemudian, Kevin Okta Saputra Kepala Bidang perumahan dinas perumahan rakyat dan kawasan pemukiman kota Pekanbaru, Afrizal Sekertaris camat 50 kota Pekanbaru, Hanzani B Nazir Kabid Managemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Pekanbaru.

Hidayah Alfitri Kabid pengendalian Pajak Daerah Bapenda Pekanbaru, dan Bagus saputra Kabid Keselamatan Teknik Sarana dan Prasarana Dishub Pekanbaru

"Kita melakukan penyegaran, dan kita harapkan pejabat yang baru dilantik segera bergerak cepat. Intinya berbagi tugas lah dengan pimpinan, apa kerja kita apa kerja pimpinan sesuai dengan tupoksi," ujar Baharuddin usai pelantikan.

Dia mengaku, bahwa mutasi ini adalah hal yang biasa pada instansi. Baharuddin kembali menegaskan, tujuan dari pelantikan adalah penyegaran.

Sebelumnya, Jumat (28/10/2022) kemarin sebanyak 40 orang pejabat eselon III dan IV di lingkungan pemerintah kota dilantik hari itu. Muflihun menyebut pelantikan ini guna penyegaran, apalagi jabatan itu amanah dan bukan sesuatu yang abadi.

Menurutnya, rangkaian pelantikan dan evaluasi sudah mengikuti regulasi yang ada. Bahkan dia sudah meminta izin ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

"Jadi jangan salah persepsi disini. Kita tidak ingin men-nonjobkan orang. Tapi hanya ingin penyegaran," pungkasnya. 

Berita Lainnya

index