Turut Berduka, Supporter Sepakbola di Pekanbaru Nyalakan 1000 Lilin

Turut Berduka, Supporter Sepakbola di Pekanbaru Nyalakan 1000 Lilin
Ratusan supporter sepakbola di Pekanbaru nyalakan seribu lilin di Tugu Perjuangan Rakyat, Pekanbaru, Ahad (2/10) malam

Riauaktual.com - Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Jawa Timur menyisakan kesedihan mendalam di persepakbolaan Indonesia. Tragedi pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya nenjadi kenangan terpahit yang menewaskan ratusan manusia, Sabtu (1/10/2022).

Atas kejadian ini, supporter Sepakbola di Pekanbaru mengadakan aksi seribu lilin dan doa bersama yang berpusat di Tugu Perjuangan Rakyat, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Pantauan Riauaktual.com di lokasi, ratusan supporter sepakbola ini memenuhi kawasan di depan Rumah Dinas Gubernur Riau. Mereka mengawali aksi dengan mengheningkan cipta, kemudian menyalakan lilin.

"Aksi malam ini kita gelar untuk menyampaikan rasa belasungkawa kita atas kejadian yang menghilangkan ratusan nyawa di Stadion Kanjuruhan," ujar Koordinator Aksi.

Ratusan supporter ini tergabung dari berbagai elemen diantaranya Curvanord 1955, Asykar theking, Eastgate1955, Pekanbaru Fans 1955, Aremania Pekanbaru, Bonek Pekanbaru, Ultras Garuda Riau, Sleman Fans Riau, Viking Pekanbaru, Jakmania Pekanbaru, The Kmers Pekanbaru, Spartacks Pekanbaru dan lainnya.

Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Pusaka, ratusan supporter ini menyampaikan rasa belasungkawa amat dalam atas tragedi 1 Oktober ini.

"Kita sangat menyayangkan kejadian yang menewaskan ratusan nyawa Aremania disana, (Stadion Kanjuruhan, red) semoga keluarga yang ditinggalkan dapat diberi ketabahan," sambung Koordinator aksi, Ahad (2/10/2022). 

Selain itu, aksi ini juga dibarengi dengan penyebaran kertas bertuliskan ungkapan duka.

"Usut Tuntas Tragedi di Malang," tulisan di kertas tersebut.

"Sejatinya sepakbola adalah sebuah hiburan untuk kita semua, sedih rasanya jika harus kehilangan nyawa hanya karena sepakbola. Karena tidak ada satupun kemenangan yang sebanding dengan nyawa, Malang, 1 Oktober 2022, Turut berduka cita sepakbola indonesia," sambung tulisan tersebut.

Berita sebelumnya, sebanyak 127 orang meninggal dunia dalam kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Jumlah korban meninggal itu disampaikan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu. "Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua di antaranya adalah anggota Polri," jelasnya.

Nico menjelaskan sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

Menurutnya, hingga saat ini terdapat kurang lebih 180 orang yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit tersebut.

Berita Lainnya

index