Polisi Periksa 8 Saksi Terkait Tewasnya Bocah Asal Lampung di Hotel Grand Central

Polisi Periksa 8 Saksi Terkait Tewasnya Bocah Asal Lampung di Hotel Grand Central
Polisi Lakukan Olah TKP

Riauaktual.com - Polisi masih mendalami terkait kasus jatuhnya bocah laki-laki berusia 3 tahun dari lantai 3 kamar Hotel Grand Central Pekanbaru beberapa waktu lalu. Hingga kini Satreskrim Polresta Pekanbaru sudah memeriksa 8 orang saksi.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman peristiwa merenggut nyawa bocah asal Lampung tersebut.

"Ada 8 saksi untuk diminta keterangan baik dari pihak keluarga maupun dari pihak hotel," kata Andrie, Kamis (22/9/2022).

Disampaikan Andrie, dari 8 orang saksi tersebut 2 diantaranya merupakan kedua orang tua korban.

"Orangtua sudah dimintai keterangan, nanti kita juga meminta keterangan tambahan kembali, mengingat saat ini sedang berduka tentunya kita juga harus menghargai itu," ungkap Andrie.

Andrie mengungkap, saat ini korban sudah dimakamkan di Bandar Lampung. Untuk itu pihaknya akan menjadwalkan untuk meminta keterangan tambahan kepada kedua orangtua bocah itu.

"Tentunya juga kita perlu waktu untuk meminta keterangan tambahan kembali kepada kedua orangtuanya," sambung jebolan Akpol 2007 itu.

Terkait keamanan di Hotel Grand Central, Andrie menyebut bahwa pihak hotel telah memiliki SOP tersendiri dan sistem keamanan di dalam kamar.

"Tentunya kita akan lihat itu, apakah proseduralnya sudah dilaksanakan atau belum," tutupnya.

Untuk diketahui, seorang bocah laki-laki M Giorgio Albar Ravabeli terjatuh dari lantai 3 kamar 328 Hotel Grand Central Pekanbaru, Senin (19/9/2022) sekitar pukul 03.30 WIB.

Akibatnya, korban yang merupakan warga Bandar Lampung tersebut meninggal dunia usai dilarikan ke Rumah Sakit Syafira oleh sekuriti hotel.

Dalam peristiwa itu kedua orang tua korban Rizky Ravaneli (22) dan Okta Revieni Heni (23) sedang asyik karaoke di KTV bassement hotel dan meninggalkan korban sendirian di kamar hingga korban terjatuh.

Berita Lainnya

index