Daging Sapi Aman dari PMK Asal Sudah Lewati Proses Ini

Daging Sapi Aman dari PMK Asal Sudah Lewati Proses Ini
Ilustrasi daging. ©2019 Merdeka.com/Pixabay

Riauaktual.com - Ramainya persebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK yang menyerang sejumlah hewan terutama sapi menjadi kekhawatiran bagi banyak orang. Kondisi ini bisa membuat banyak orang menjadi takut dalam mengonsumsi daging sapi.

PMK sendiri disebabkan oleh Aphtovirus famili Picornaviridae yang salah satunya dapat menginfeksi sapi. Alhasil, banyak masyarakat yang khawatir untuk mengonsumsi daging dan produk olahannya.

Terlebih, umat Muslim akan kembali merayakan Hari Raya Idul Adha pekan depan yang identik dengan makanan olahan daging sapi seperti rendang, sate, semur daging, dan lain-lain.

Kondisi keamanan daging sapi dan produk olahannya pun menjadi dipertanyakan. Maka berkaitan dengan hal tersebut, dokter hewan sekaligus dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) Institut Pertanian Bogor (IPB), Denny Widaya Lukman mengungkapkan bahwa PMK bukanlah masalah kesehatan masyarakat dan bukan masalah keamanan pangan.

Hal tersebut lantaran virus PMK sebenarnya sangat mudah untuk dimatikan. Sehingga makanan yang mengandung daging sapi termasuk produk olahannya seperti sosis, kornet, hingga daging burger tetap aman dari virus PMK.

Produk olahan tersebut biasanya juga telah melewati proses pemanasan dalam waktu yang lama dan virus PMK dapat dikatakan telah berada dalam mode inactive.

"Virus PMK itu mudah sekali dimatikan atau inaktivasi dengan pemanasan 70 derajat celsius selama 30 menit, itu virus sudah inactive. Kalau makanan itu memiliki pH dibawah enam atau diatas sembilan, maka virus itu juga inactive," ujar Denny dalam IPB Podcast bertema Mengenal Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) beberapa waktu lalu.

Lewati Proses Pemanasan untuk Mematikan Virus

Denny mengungkapkan bahwa orang Indonesia juga patut bersyukur karena sudah terbiasa untuk mengonsumsi daging secara matang. Dengan begitu, virus-virus yang terkandung bisa ikut mati dalam proses memasaknya.

"Produk hewan yang sudah diolah dengan pemanasan seperti misalnya susu pasteurisasi, susu steril, daging kornet, sosis, kemudian burger itu pasti aman," kata Denny.

"Daging mentah pun kalau dimakan orang aman, tapi tidak aman untuk kuman-kuman yang lain. Kalau kaitannya dengan PMK sudah dibuktikan aman," tambahnya.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak panik saat tengah mengonsumsi makanan yang mengandung daging sapi atau produk olahannya, terutama jika sudah matang sepenuhnya.

"Artinya apa? Masyarakat terutama konsumen daging, yang bukan peternak itu tidak perlu panik. Tidak perlu khawatir. Apalagi selama konsumen itu memakan makanan yang matang," ujar Denny.

Pada daging sapi dibakar seperti sate, Denny juga menyebutnya aman dikonsumsi. Pasalnya, suhu memanggang daging ini sudah melebihi dari batas aman untuk mematikan virus.

 


Sumber: Liputan6.com

Berita Lainnya

View All