Ricuh Turnament Rambah Samo Barat Cup II, Ini Penyebabnya

Ricuh Turnament Rambah Samo Barat Cup II, Ini Penyebabnya
Musyawarah Panitia Terkait Kericuhan Turnament Rambah Samo Barat Cup II,

Riauaktual.com - Open Turnamen Sepak Bola Rambah Samo Barat Cup II berakhir ricuh, Ahad (5/06/2022). 

Ricuhnya turnament ini berawal Tim Kubu Baru FC melawan Tim Sungai Kuning FC. Dalam pertandiangan berlangsung sengit itu, Tim Sungai Kuning FC unggul dengan Skor 1 : 0.

Saat pertandingan masih berlangsung, ada salah seorang penonton yang tidak tahu asalnya darimana, melempar benda berupa mancis kepada pemain Sungai Kuning FC. Aksi penonton tersebut disambut panas oleh pemain dari Sungai Kuning FC yang hendak membalas dengan melemparkan bola kepada penonton. 

Menanggapi sikap arogan pemain Sungai Kuning FC, hal itu menyulut emosi penonton yang menyaksikan pertandingan. Sehingga para penonton yang bukan tergolong suporter dari kedua belah tim yang berlaga, mengejar dan menghamuk pemain Sungai Kuning FC. Kejadian ini disaksikan oleh ratusan pasang mata yang menyaksikan pertandingan sepakbola sore itu. 

Ketua Panitia M. Syukur IF membenarkan kejadian tersebut. Ia juga mengatakan panitia sigap dalam melerai keributan yang sempat memanas. 

"Ia, panitia kan di stadion ya. Ngeliat ada kerumunan dan keributan, kita langsung lerai. Sempat juga itu ada panitia yang kena hajar juga, bengkak tangan nya gara-gara mengamankan keributan itu," kata Syukur. 

Syukur juga menambahkan korban hamukan massa langsung dievakuasi oleh panitia. Sebagai bentuk pertanggungjawaban panitia, empat orang korban dari tim Sungai Kuning FC dibawa ke Puskesmas Rambah Samo I, mengingat kondisi korban tidak memungkinkan untuk ditangani oleh tim medis pertandingan saat itu.

"Ricuh yang terjadi kemarin bukan ulah pemain ataupun suporter dari kita!," katanya.

Sementara itu Tim Sungai Kuning FC keberatan soal ricuh yang sempat merugikan pemainnya yang menjadi korban. Hal ini sudah difasilitasi oleh panitia melalui mediasi di Kantor Desa rambah Samo Barat pada Sabtu Pagi,  (04/06/2022). Hasil mediasi tersebut Tim Kubub Baru FC bersedia mengundurkan diri dari pertandingan mengingat keberlangsungan Turnamen agar berjalan kondusif seperti biasanya. 

Dengan demikian panitia pelaksana dihadapan Kapolsek Rambah Samo,  Camat Rambah Samo,  Kepala desa Rambah Samo Barat, dan Manager kedua tim yang berlaga menyatakan bahwa untuk sesi pertandingan sore Jumat dimenangkan oleh Tim Sungai Kuning FC. 

Tidak puas dengan hasil mediasi, Manager dan Kapten Tim Sungai Kuning FC membawa persoalan ini kejalur hukum.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Eko Wimpianto, S. IK melalui Paur Humas AIPDA Mardiono membenarkan adanya laporan masuk mengenai konflik di Rambah Samo Barat dalam Turnamen sepakbola. 

"Hingga saat ini masih diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku. Nanti kita infokan perkembangannya," singkatnya.

Berita Lainnya

index