Kepulauan Meranti Dianggap Rawan Sebagai Pintu Masuk Tenaga Kerja Ilegal

Kepulauan Meranti Dianggap Rawan Sebagai Pintu Masuk Tenaga Kerja Ilegal
ils

MERANTI (RA)- Kepulauan Meranti merupakan wilayah pesisir yang banyak diminati oleh pihak asing untuk berwisata.

Namun dibalik keindahan alamnya kepulauan juga sangat dinilai rawan dan dianggap sebagai pintu gerbang yang rawan untuk dimasuki oleh tenaga kerja asing ilegal.

"Kita menilai Meranti masih rawan untuk dimasuki TKI ilegal. Untuk itu sangat perlu kiranya dilakukan pengawasan yang ekstra ketat, tidak hanya pihak imigrasi bahkan kepolisian juga ikut bagian untuk mengawasinya," kata Kepala Imigrasi Melalui Kasi Intelkam M. Mak’rup Faritsyah kepada wartawan.

Lebih jauh disampaikan, adapun modus yang biasa digunakan para pelancong ini menggunakan visa wisata ke Indonesia. Namun kedatangan mereka tidak lain hanyalah untuk mencari pekerjaan. Bahkan ada juga yang menikah dengan orang Indonesia.

Meski demikian sebagai pencegahan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dengan melakukan patroli di berbagai kawasan yang rawan.
 

Laporan : romg

Berita Lainnya

index